Suara.com - Baru-baru ini media sosial (medsos) dihebohkan dengan akun Facebook bernama Ina Si Nononk yang mengunggah foto selfie bersama lelaki yang diduga pasangannya dengan pose bugil di balik selimut.
Yang menjadi sorotan banyak orang, keduanya diduga masih duduk di bangku sekolah dasar. Hal ini nampak dari postingan sebelumnya dimana pemilik akun tersebut menggunakan seragam merah putih.
Sontak foto-foto yang kini beredar luas di medsos mendapat sindiran pedas dari pengguna Facebook lainnya.
Menanggapi hal ini, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Niam, mengatakan bahwa fenomena ini tak lepas dari kurangnya pengawasan yang diberikan orangtua terhadap anak. Akibatnya pemanfaatan teknologi yang tak tepat memicu anak untuk berbuat tak senonoh.
"Facebook kan ada 'term and condition' salah satunya usia. Harusnya orangtua saat memfasilitasi teknologi kepada anak juga memberi literasi untuk kepentingan apa benda tersebut akan digunakan. Jelas yang kita lihat dari kasus ini pemanfaatannya tidak tepat," ujarnya ketika ditemui di Gedung Kemenkes, Jakarta, Jumat (4/3/2016).
Selain itu, Asrorun juga menyoroti asal perilaku tak senonoh yang dilakukan dua oknum pelajar tersebut. Menurutnya, jika orangtua memberikan kontrol dan pengasuhan yang baik maka anak tak akan meniru perilaku di luar norma yang ditanamkan kepadanya.
"Kalau dia nggak punya rasa malu meng-upload foto dengan pose seperti itu, maka besar kemungkinan orangtua tidak mengontrol. Kalau komunikasinya bagus antara orangtua dan anak tidak akan sampai seberani itu perilakunya," imbuhnya.
Asrorun pun memaparkan bahwa tak sedikit kasus yang menjerat anak baik penelantaran, kekerasan, bullying, tawuran, bahkan narkoba yang bermula dari minimnya perhatian yang diberikan keluarga utamanya orangtua.
"Orangtua adalah benteng pertama dan utama. Ketika orangtua tak mampu membentengi maka anak bisa terjerat berbagai permalasahan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!