Ingin mencicipi makanan tradisional Jakarta, tapi tak tahu di mana tempatnya? Mungkin pusat kuliner "Lenggang Jakarta" di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat bisa menjadi alternatif pilihan.
Namun sayangnya, ini masih dalam rencana Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta.
"Tahun ini, kami akan membangun "Lenggang Jakarta" di Kemayoran. Kami tergetkan pembangunannya bisa rampung sebelum acara "Jakarta Fair" tahun ini dimulai," kata Kepala Dinas KUMKMP DKI Irwandi di Jakarta, Sabtu (12/3/2016).
Menurut dia, pembiayaan untuk pembangunan area khusus kuliner tersebut nantinya tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta, tetapi dari pihak swasta.
"Dana pembangunan "Lenggang Jakarta" di Kemayoran tidak pakai APBD, tapi berasal dari program sosial perusahaan-perusahaan swasta atau Corporate Social Responsibility (CSR)," ujar Irwandi.
Lebih lanjut, untuk saat ini, dia menuturkan pihaknya masih terus melakukan pendataan jumlah pedagang kaki lima (PKL) yang nantinya akan ditampung di pusat kuliner tersebut.
"Selain pendataan, nantinya para PKL juga akan diberikan pelatihan dan pembinaan terlebih dahulu, sehingga makanan atau minuman yang disajikannya tidak mengandung bahan-bahan berbahaya," tutur Irwandi.
Sebelum benar-benar diizinkan untuk menjajakan makanan atau minuman di "Lenggang Jakarta", dia mengungkapkan para pedagang juga harus memiliki sertifikat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Seperti diketahui, sebelum dibangun di kawasan Kemayoran, pusat kuliner "Lenggang Jakarta" telah lebih dulu didirikan di kawasan wisata Monas, Jakarta Pusat. Di area tersebut, para pengunjung dapat menikmati berbagai macam jenis makanan maupun minuman.
Metode transaksi yang diterapkan di pusat kuliner tersebut, yakni bukan menggunakan uang tunai, melainkan uang elektronik dalam bentuk kartu atau transaksi non-tunai (non cash transaction).
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Apa Perbedaan AC dan Air Cooler? Kenali Sebelum Membeli Pendingin Ruangan
-
Genset Diesel vs Bensin: Mana yang Lebih Efisien untuk Rumah Tangga saat Mati Listrik?
-
Akses Menjadi Hambatan Terbesar Literasi di Indonesia
-
6 Zodiak Ini Bakal Dapat Kejutan Besar di Bulan Juli 2026
-
Daripada Rugi karena Mati Lampu Bergilir, Ini 5 Genset Murah Cocok untuk Penghobi Ikan Koi
-
Beda Cushion Luxcrime Hijau dan Ungu: Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Parfum Aroma Spicy Seperti Apa? Ini Pilihan Scent Terbaik saat Cuaca Dingin
-
Gaji Rp8 Juta Masuk Berpenghasilan Rendah, Ini 5 Hak Istimewa Beli Rumah Subsidi yang Bisa Didapat
-
Bioplastik Digadang Jadi Pengganti Plastik Konvensional: Benarkah Bisa Terurai Lebih Cepat?
-
Lipstik Viva Apakah Tahan Lama? Ini Varian, Harga, dan Ulasan Jujur Pengguna