Suara.com - Saat bercukur, Anda mungkin lebih sering memperhatikan pisau cukur dan krim terbaik apa yang harus digunakan. Sedangkan teknik dan cara bercukur yang tepat, sering menjadi hal yang terlupakan. Padahal, kesalahan-kesalahan ini bisa menyebabkan dampak negatif pada kulit Anda.
Kesalahan-kesalahan kecil berperan dalam merusak kulit Anda. Beberapa masalah seperti janggut atau kumis yang tumbuh ke bagian dalam, kulit yang tergores pisau cukur hingga masalah umum lainnya sering terjadi.
Untuk itu, sebaiknya cari tahu tentang kesalahan paling umum yang sering kita lakukan ketika kita memutuskan untuk mencukur.
1. Menggunakan air dingin
Menggunakan air dingin bukanlah pilihan yang tepat untuk mencukur. Air dingin akan menutup pori-pori kulit Anda dan membuat cukuran Anda menjadi tidak rata. Jadi, pastikan untuk menggunakan air hangat saat bercukur.
2. Membersihkan pisau cukur
Setelah melakukan satu kali gerakan pada kulit Anda, pastikan Anda membilas pisau cukur dengan baik dan menghilangkan semua kotoran. Hal ini membantu Anda mengurangi sedikit tekanan pada pisau cukur saat Anda memakainya dan kulit menjadi halus.
3. Menekan terlalu keras
Jika Anda berpikir bahwa semakin menekan pisau cukur pada kulit akan semakin memberikan hasil bersih, maka Anda benar-benar salah. Ini hanya akan menyebabkan pisau cukur menimbulkan luka atau iritasi pada kulit. Jadi, gunakan pisau cukur secara lembut dan tidak menekan pisau cukur terlalu keras pada kulit.
4. Tidak menerapkan lotion
Ini adalah kesalahan paling umum yang sering kita lakukan. Setelah selesai mencukur, kita biasanya langsung keluar dari kamar mandi dan pergi beraktivitas. Padahal sebenarnya, Anda tak boleh lupa untuk menerapkan lotion setelah bercukur. Ini dapat melembabkan kulit dan menghindari luka serta benjolan yang muncul pada kulit.
5. Tidak bercukur di bawah pancuran
Ini adalah sesuatu yang sering dihindari, karena kita takut terluka dan air dapat menimbulkan rasa perih pada kulit. Namun, sebenarnya bercukur di bawah pancuran air, khususnya air hangat, justru memberikan hasil terbaik. (boldsky.com)
Berita Terkait
-
Saat Perempuan Begadang Demi Piala Dunia 2026, Apa yang Salah?
-
KPK Beberkan 1.720 Laki-laki Terjerat Korupsi, Perempuan Lebih 'Tahan Iman'?
-
Dapur, Sumur, dan Kasur: Benarkah Peran Perempuan Hanya Sebatas Itu?
-
Dekonstruksi Stigma Maskulinitas dalam Buku Laki-Laki Tanpa Tanya
-
Kritik Sosial pada Standar Menantu Ideal di Buku Cinta Laki-Laki Biasa
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya