Suara.com - Pakaian yang dikenakan bayi tak hanya berperan untuk melindunginya dari kondisi dingin atau paparan langsung dari benda-benda di sekitarnya, tetapi juga membantunya mencapai tumbuh kembang yang optimal.
"Hubungannya memang enggak langsung. Tapi bayangkan kalau anak terus-terusan gatal, atau reaksi lain seperti pusing, mata berair karena pakaian yang dikenakannya. Dikasih makan nggak mau karena rewel," ujar dr Naomi Esthernuta Dewanto, SpA dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk pada temu media peluncuran produk pakaian bayi 'Libby Baby' di Jakarta, Selasa (22/3/2016).
Rasa tak nyaman akibat pakaian yang dikenakannya tak pas ini bila sering dialami bayi, lanjut dia, dapat mempengaruhi berat badannya. Yah, berat badan bayi bisa turun sehingga tumbuh kembangnya menjadi tidak optimal.
Tak hanya melalui sentuhan kulit, bahan berbahaya pada baju seperti pewarna misalnya, kata Naomi, juga sangat mungkin masuk ke tubuh si kecil. Hal ini terjadi karena kebiasaan menggigit baju yang biasa dilakukan bayi.
"Pakaian kan ada gambarnya, kalau kualitas nggak bagus dia akan mudah luntur. Ketika anak jilat, maka racunnya akan masuk ke tubuh dan menimbulkan reaksi alergi," imbuhnya.
Oleh karena itu ia mengimbau orangtua untuk memperhatikan bahan pakaian yang dikenakan buah hatinya. Pilihlah bahan yang menyerap keringat dan tidak mudah luntur.
"Pilih yang bahan katun, menyerap keringat, anti kerut sehingga sekali pakai tidak mudah mengkerut atau melar. Jangankan anak kecil, kita pakai bahan nggak nyerap keringat tentu nggak enak kan," terangnya.
Praktisnya lagi, imbuh Naomi, pilih merek pakaian yang memiliki label SNI (Standar Nasional Indonesia), atau memiliki sertifikasi internasional OEKO-TEX. Pakaian yang telah mendapatkan dua jenis sertifikasi ini telah melalui sederet pengujian untuk memeriksa keamanan bahan yang digunakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok