Suara.com - Mengejar kupu-kupu menjadi keriaan kita saat masih kecil. Jika Anda ingin membagi keriaan ini kepada si kecil, maka Kemenuh Butterfly Park
atau taman kupu-kupu Kemenuh Bali bisa menjadi alternatif pilihan.
Taman Kupu-kupu Kemenuh atau Kemenuh Butterfly Park mempunyai misi khusus untuk melindungi spesies unik yang masug marga Lepidoptera ini.
Tiga hal bisa dikenalkan pada si kecil di sana, yaitu konservasi, pendidikan dan atraksi. Puluhan jenis kupu-kupu aneka warna dapat ditemukan di sana. Anda bisa melihat dan mengamati mereka makan dan terbang di sekitar taman. Sering kali kupu-kupu ini istirahat di antara dedaunan. Ini menjadi kesempatan untuk mengabadikan keindahan mereka.
Lokasi Taman Kupu-kupu Kemenuh sangat mudah diakses. Dengan perjalanan darat Kemenuh bisa dicapai sekitar 10 menit dari Ubud, 25 menit dari Sanur-Denpasar, 45 menit dari Kuta dan 1 jam dari Bandara internasional Ngurah Rai serta area Nusa Dua.
Latar belakang taman berupa pemandangan persawahan serta suasana lingkungan tropis yang menawan. Sebagai habitat dari kupu-kupu yang sudah dewasa (imago), konstruksi taman didesain senyaman mungkin untuk pengunjung maupun kehidupan serangga.
Bunga tropis yang indah mendominasi tanaman di lingkungan taman sebagai bahan makanan kupu-kupu dewasa (imago). Kolam buatan dengan air terjun dan ikan-ikannya menambah kerian si kecil saat berkunjung ke sana.
Menjelang pintu keluar, Anda bisa mengunjungi ruang pupa (kepompong) di mana ratusan kepompong tergantung di dalam ruangan. Jika beruntung, Anda bisa menyaksikan bagaimana kupu-kupu dewasa muncul dari pupa/kepompong, kemudian terbang ke alam bebas. Ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan buat si kecil.
Di akhir perjalanan, Anda bisa melepas penat di sebuah restoran berlatar persawahan yang sangat indah sambil menikmati hidangan makanan dan minuman khas Bali.
Untuk menikmati semua ini, pengunjung hanya dikenai biaya masuk sebesar Rp50 ribu untuk dewasa dan Rp30 untuk anak-anak. Namun jika Anda memesan lewat Vokamo.com maka Anda akan mendapatkan potongan harga sebesar 10 persen.
Berita Terkait
-
Desa Les: Fondasi Kolaboratif bagi Ketahanan Desa Berkelanjutan
-
Desa Sejahtera Astra Les Bali: Garam, Laut, dan Masa Depan Berkelanjutan
-
Garam Palungan Desa Les: Menjaga Warisan Leluhur di Bawah Matahari Bali Utara
-
Bulan Terbaik untuk Liburan ke Bali, Kapan Waktu yang Paling Ideal?
-
Chatib Basri Dikabarkan Jadi Kandidat Kuat Gubernur PFII, Prabowo Segera Tentukan Pilihan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard