Suara.com - Hamparan padang safana mendominasi saat kita berkunjung ke Taman Nasional Baluran yang berada di ujung timur Kabupaten Situbondo dan Banyuwangi, Jawa Timur. Satu dua pohon besar menyelip di antara padang yang hijau itu.
Berbagai jenis satwa liar seperti kerbau, biawak, monyet, berbagai jenis burung dan ular sesekali muncul di padang sabana di lokasi yang dijuluki "Africa van Java" itu.
Pemandangan itu kian terasa eksotik saat terbit atau senja tiba. Langit yang memerah tembaga akan menjadi latar yang indah dari lanskap ini. Dan, kini taman ini dibuka sebagai lokasi berfoto
untuk pranikah.
Jika pengunjung biasa hanya membayar uang tiket masuk Rp15 ribu per orang, untuk kegiatan foto calon pengantin yang akan menikah harus membayar biaya lain.
"Untuk kegiatan foto pranikah bagi pengunjung, selain ditarik tiket masuk per orang, juga harus membayar biaya kegiatan 'prewedding' sebesar Rp250.000 per kegiatan per hari," ujar petugas Hubungan Masyarakat Taman Nasional Baluran Mahrudin di Situbondo, Senin (28/3/2016).
Dengan membayar biaya kegiataan foto pranikah di wisata alam tersebut, pengunjung bisa leluasa mengambil gambar di Taman Nasional Baluran yang memiliki luas 25.000 hekatre terletak di Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih itu.
Mengabadikan momen bersejarah di Taman Nasional Baluran memang menjadi pengalaman tersendiri. Seperti diungkapkan pasangan Ajil Ferdiansyah dan Sofi, yang sengaja datang dari Jember untuk mengambil foto pranikah di sana.
"Saya sengaja memilih Taman Nasional Baluran masih sangat natural," ujarnya.
Ia mengemukakan Taman Nasional Baluran sangat tepat untuk mengabadikan momen bersejarah dalam hidupnya itu. Selain bisa berwisata alam bersama keluarga, ia juga mendapatkan pemandangan yang indah untuk persiapan pernikahannya.
Menurut Ajil, di Taman Nasional Baluran ia bisa leluasa mengabadikan foto berdua. Selain latar belakang padang safana yang luas, pemandangan lainnya Gunung Baluran yang berada di sekitar Pos Bekol. Ia sengaja memilih pagi hari untuk menghadirkan suasana syahdu di fotonya.
Nah, buat kamu yang tak sedang ingin menikah Taman Nasional Baluran yang memiliki luas ratusan ribu hektare ini menawarkan banyak hal yang bisa dieksplorasi. Dari luasnya padang Savana Bekol, sampai lebatnya hutan hijau Evergreen Forest, hingga keindahan bawah laut di Bama.
Dan juga ada beberapa item lainnya seperti Gua Jepang, Curah Tangis, Sumur Tua, Manting, Dermaga, Kramat, Kajang, Balanan, Lempuyang, Talpat, Kacip, Bilik, Sejileh, Teluk Air Tawar, Batu Numpuk, Pandean atau Candi Bang yang bisa kamu sambangi.
Mengamati kehidupan hewan liar di Taman Nasional Baluran, juga merupakan sebuah pengalaman tersendiri.(Antara)
Berita Terkait
-
Di Antara Lembah dan Puncak: Jalur Menuju Annapurna Base Camp
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
-
Wisata Alam di Kawah Gunung Kelud: Menikmati Puncak Tanpa Pendakian Berat
-
Menikmati Jakarta Setelah Senja: Lights Wonderland Hadirkan Wisata Malam di Tengah Mangrove PIK
-
7 Tempat Wisata Alam Indah yang Tersembunyi di Pulau Jawa
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung