Suara.com - Kita sudah pernah mendengar soal berbagai macam museum di dunia yang menyimpan koleksi-koleksi teraneh. Sebut saja, ada museum yang menyimpan koleksi rambut, toilet, alat bantu seks, sampai museum yang memamerkan alat-alat penyiksaan dari masa ke masa.
Tapi, museum yang ada di Isle of Wight, sebuah pulau di Inggris ini, menyuguhkan sesuatu yang baru, juga bau. Betapa tidak, museum ini memamerkan bermacam koleksi kotoran, dari tinja hewan sampai tinja manusia.
Museum unik ini berlokasi di kebun binatang Isle of Wight. Jenis tinja yang dipamerkan pun tentu sudah bisa ditebak, dari hewan seperti rusa, meerkat, sampai singa. Namun, ada juga tinja bayi manusia.
Museum tinja ini dibangun atas prakarsa anggota komunitas seniman Eccleston George.
"Tinja ada di sekitar kita dan di dalam tubuh kita, namun kita mengabaikannya," kata salah satu kurator Museum Tinja, Daniel Roberts.
Lalu, Anda pasti bertanya-tanya, bagaimana cara mereka memamerkan tinja-tinja beraroma khas tersebut. Jangan khawatir tak betah di dalam museum ini, karena mereka sudah menemukan cara untuk menyuguhkannya kepada pengunjung tanpa mengganggu kenyamanan.
Mereka mencetak tinja-tinja tersebut di dalam bola-bola resin bening dan transparan. Sebelumnya, tinja-tinja tersebut dikeringkan terlebih dahulu. Sampel-sampel tinja mereka peroleh dari seluruh dunia, termasuk sumbangan dari Kebun Binatang Isle of Wight dan Museum Dinosaur Isle.
Selain tinja "segar", ada pula beberapa tinja yang sudah menjadi fosil (coprolites) dan berusia 140 juta tahun. Salah satu yang terbilang unik adalah tinja burung hantu coklat yang berisi tulang dan gigi dari hewan yang dimangsanya.
Museum ini juga mengangkat isu soal rendahnya kualitas sanitasi di negara-negara berkembang.
Nigel George, salah satu kurator museum, mengatakan pihaknya ingin mengikis kebiasaan di masyarakat yang tabu membicarakan soal tinja.
"Tapi, bagi sebagian besar dari kita, di bawah semua hal menjijikan dan tabu itu, kami masih tertarik dengan itu," kata George.
Sebelum dipamerkan, pihak museum mengelola tinja-tinja tersebut menggunakan mesin pengering khusus. Kotoran serangga bisa dikeringkan hanya dalam waktu sekitar satu jam, sementara butuh waktu satu malam untuk mengeringkan kotoran singa. (BBC)
Berita Terkait
-
Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh
-
Museum Bank Indonesia Simpan Uang Antik Hampir 200 Tahun, BI Siapkan Transformasi ke Era Digital
-
Family Treasure Hunt 2026: Berburu Harta Karun Bersama Keluarga
-
Mengenal Apa Itu Museum Date, Kencan Elegan ala Ayu Ting Ting dan Kevin Gusnadi
-
Melihat Sisi Lain Kota Pesisir, Menyusuri Jakarta dari Mata Perempuan Muara Angke,
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan