Banyak orangtua yang mengikutsertakan anaknya ke berbagai lembaga bimbingan belajar agar anaknya pintar dan beprestasi. Bahkan ada orangtua yang memforsir anak dengan dua hingga tiga les sekaligus.
Padahal menurut Tina Maladi, trainer atau guru di Yoga Ed sekaligus pendiri Kids Yoga Jakarta, les yang berlebihan justru dapat membuat anak menjadi stres.
Bukannya anak semakin pintar, kadar stres yang tinggi ini sebaliknya akan membuat anak trauma dan tidak dapat menerima materi dengan maksimal. Jadi para orang tua disarankan untuk mengerem keinginan mereka untuk mendaftarkan putra-putrinya ke berbagai macam les tambahan.
"Sesuai dengan perkembangannya, anak tidak boleh diforsir untuk mengikuti berbagai macam les karena dapat menyebabkan stres dan trauma. Trauma ini sifatnya akan membekas lama di otak anak dan butuh upaya kompleks untuk menghilangkannya," ujar Tina di sela-sela mengisi kelas Yoga Gembira Festival (YoGFest) 2016 di Taman Menteng, Jakarta, Minggu (17/4/2016).
Di usia tumbuh kembangnya, anak-anak, menurut Tina seharusnya diberikan hak dan kebutuhannya untuk bermain, dan mengembangkan bakatnya sesuai dengan minat dan potensinya. Selain itu anak juga bisa diajarkan gerakan-gerakan yoga yang membuatnya terhindar dari stres.
"Yoga untuk anak memiliki gerakan-gerakan yang dapat menstimulasi, menenangkan dan membuat anak berenergi. Jadi anak juga bisa rileks, fungsi kognitif meningkat dan tingkat percaya diri juga bagus setelah melakukan yoga," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
Mengungkap Metode Raising Giant: Alasan Ilmiah Kenapa Ibu Cerewet Bikin Anak Tangguh
-
Kisah Pilu Bayi 4 Bulan Meninggal usai Dibiarkan 2 Jam Menangis
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Gaya Hidup Aktif Jadi Makin Stylish, Ini Cara Baru Olahraga yang Sekaligus Fashionable
-
Kecantikan Masuk Era Regeneratif, Perawatan Kulit Kini Fokus ke Kesehatan Sel Jangka Panjang
-
5 Potret Gaya Hidup Mewah Vanessa Nabila, Wanita yang Dekat dengan Gubernur Ahmad Luthfi
-
Lipstik Orange Cocok untuk Kulit Apa? Ini 5 Pilihan yang Murah dan Bagus
-
6 Shio Paling Beruntung pada Rabu 13 Mei 2026, Ada Shio Babi dan Kuda
-
Urutan Basic Skincare Wardah untuk Kulit Berjerawat, Wajah Jadi Bersih dan Sehat
-
Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Siapkan Imbalan Rp50 Juta
-
Zulfan Hasdiansyah Bagikan Wawasan di Middle East Youth Summit 2026
-
YBB Umumkan Pemenang Middle East Youth Summit 2026 di Makkah
-
Dialami Ayu Aulia, Benarkah Aborsi Bisa Sebabkan Wanita Kehilangan Rahim?