Suara.com - Menguap kerap dikaitkan dengan rasa kantuk yang tak tertahankan. Tapi ternyata ada anggapan bahwa menguap dapat menular ke orang-orang di sekitarnya. Benarkah demikian?
Ada banyak teori yang mendasari menguap. Teori pertama, ketika seseorang kelelahan atau merasa bosan, maka darah di tubuhnya mengandung lebih banyak karbondioksida sehingga membutuhkan asupan oksigen. Dengan menguap maka tubuh memiliki peluang untuk mendapatkan oksigen.
Namun teori ini dibantah oleh teori kedua yang mengatakan bahwa menguap tidak ada hubungannya dengan kelelahan atau kebosanan. Justru menguap menurut teori ini merupakan cara bagi tubuh untuk mengendalikan suhu otak sehingga dapat berpikir lebih jelas.
Sementara ketika menguap dilakukan setelah bangun dari tidur bukan hanya bermaksud membuat tubuh lebih terjaga, tetapi juga membantu menjaga otak beroperasi pada suhu yang tepat.
Gagasan lain menyatakan bahwa menguap adalah cara untuk menghilangkan udara kotor dari paru-paru. Ada pula yang mengatakan bahwa menguap dipicu oleh neurotransmitter di otak yang mempengaruhi emosi, suasana hati, nafsu makan, dan fenomena lainnya.
Tapi ada satu hal yang belum dapat terpecahkan mengenai fenomena menguap ini. Apalagi kalau bukan kecenderungan menguap yang menular. Anda bisa saja ikut menguap ketika melihat teman di samping Anda menguap. Hmm, kenapa ya kira-kira?! (Zeenews)
Berita Terkait
-
Bahaya Tersembunyi di Balik Kemudi: Mengenal dan Mencegah Ancaman Microsleep
-
5 Cara Mengatasi Ngantuk di Kantor Saat Puasa agar Tetap Fokus Bekerja
-
Terlihat Mengantuk Saat Wawancara, Tatapan Mata Gibran Rakabuming Jadi Sorotan
-
Tips Libur Nataru 2024: Begini Cara Istirahat saat Mengemudi Jarak Jauh
-
Cara Ampuh Hindari Kantuk Setelah Makan Besar, Ini Penjelasan Ahli
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
4 Urutan Skincare Wardah saat Kulit Purging agar Cepat Pulih, Lengkap dengan Harga dan Review
-
Bisa Lewat HP, Ini Cara Cek Penerima Bansos BPNT Juni 2026
-
Zodiak yang Beruntung Mulai 25 Juni: Keuangan Taurus hingga Capricorn Mulai Membaik
-
3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik
-
Lebih dari Sekadar Pertandingan: Ketika Euforia Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Generasi Urban
-
5 Face Wash Anti-Aging untuk Kurangi Kerutan Usia 40 Tahun agar Wajah Tampak Muda
-
Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai
-
9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga
-
Berapa Suhu AC Ideal agar Tidak Boros Listrik? Ini Trik biar Tagihan Tetap Hemat
-
3 Serbuk Anti-Sumbat Saluran Air, Solusi Pipa Mampet Akibat Rambut