Suara.com - Tingkat hunian kamar hotel di Kota Jambi menurun signifikan hingga 50 persen pada pekan pertama bulan suci Ramadhan. Sebab kunjungan wisatawan pun menurun.
"Pada umumnya saat bulan puasa tingkat hunian kamar hotel memang menurun, karena salah satunya dipengaruhi oleh menurunnya wisatawan yang datang ke daerah ini," kata Sekretaris Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Jambi, Haris Izhar di Jambi, Minggu (12/6/2016).
Pengelola hotel kata Haris tidak bisa berbuat banyak. Namun dalam menyiasati menurunnya tingkat hunian hotel tersebut pihak pengelola hotel memberlakukan promo paket menu makanan buka bersama.
"Menyiasatinya dengan memberikan promo atau paket baru dengan harga khusus. Seperti paket sahur, buka bersama dan halal bi halal," katanya.
Selain itu, mayoritas hotel di daerah Kota Jambi belum ada yang mengembangkan konsep hotel syariah. Sehingga menyebabkan salah satu faktor menurunnya tingkat hunian kamar hotel selama Ramadan ini.
"Di Jambi ada dua hotel yang mempunyai dan mengembangkan konsep syariah, namun itu pengelolaannya belum mendapatkan sertifikat syariah, hanya pengakuan saja," katanya.
Menurunnya hunian kamar hotel tersebut akan berakhir dan berlangsung normal kembali setelah Idul Fitri.
Sementara itu, General Manager Swiss-Belhotel Jambi Ivan Bakara mengaku tingkat hunian kamar di hotelnya stabil tidak terjadi penurunan yang signifikan.
"Kalau hunian hotel kita stabil, hanya saja kita akui hari pertama puasa hunian hotel kita 'drop' sama sekali, namun setelah itu kembali stabil," katanya.
Dalam Ramadhan tersebut, pihaknya menawarkan berbagai promo yang lebih didominasi kepada menu makanan untuk berbuka bersama, antara lain, yang disajikan menu masakan Arab dan juga masakan lokal dan nusantara.
"Pada promo yang kita tawarkan itu pengunjung cukup ramai karena memang masyarakat ingin sesuatu yang berbeda," katanya menambahkan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Apa Fungsi Asli Baju Scrub? Viral Dipakai Pegawai SPPG hingga Ditegur Nakes
-
8 Promo Viva Cosmetics untuk Skincare dan Makeup Spesial Maret 2026
-
Berapa THR untuk Karyawan Kontrak dan Kapan Cairnya?
-
Iran vs Israel Lebih Kuat Siapa? Bedah Kekuatan Militer hingga Rekam Jejak Perang
-
Kenapa Iran Diserang Israel dan AS? Ini Akar Konflik, Kronologi dan Dampaknya
-
Rumah Tak Lagi Sekadar Tempat Tinggal: Tren Hunian Pintar Jawab Gaya Hidup Modern
-
Terpopuler: Viral Foto Lawas Sarifah Suraidah, 35 Kata-Kata Lucu Bulan Puasa
-
Tasya Farasya Minta Maaf, Disebut Memutus Rezeki Orang Usai Host 'Halo Kakak' Mundur
-
Siapa Bunga Sartika? Host Konten 'Halo Kakak' Mundur Usai Disindir Tasya Farasya
-
Gamis Kebanggaan Mertua Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Gimana Modelnya?