Suara.com - Bagi penggemar makanan Jepang, Robaa Yakitori mungkin bukanlah nama yang asing. Robba selama ini dikenal sebagai tempat makna yang mengkhususkan diri pada urusan sate-satean ala Jepang alias yakitori.
Namun, memasuki pertengahan tahun 2016 ini rumah makan Jepang ini mencoba hadir dengan identitas baru. Tepatnya, pada hari Rabu (15/6/2016) kemarin Robaa mengubah taglinenya dari semula Robaa Yakitori menjadi Robaa Bento-Yakitori-Donburi.
Tranformasi Robaa yang berada di bawah naungan Pancious Group ini antara lain diwujudkan lewat tatanan interiornya yang kini dibuat lebih berwarna. Menurut Fransisca Tjong, Direktur Marketing Robaa, semua ini dilakukan untuk menciptakan ambience baru sekaligus lebih banyak pilihan bagi para pengunjungnya.
"Jika dulu Robaa tampil lebih sebagai yakitori house kini hadir dengan ambience baru yang lebih berwarna lagi lebih atraktif," ujar Fransisca di sela peluncuran tagline baru Robaa Yakitori, di gerai Robaa Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Rabu.
Dengan perubahan ini restoran ini mencoba melebarkan sayapnya dengan menyajikan hidangan yang lebih beragam. Tak hanya yakitori, kini Robaa juga menyajikan paket makan lengkap (bento) dan donburi yang sangat digemari di Jepang.
Demi menandai perubahan ini, sederet menu baru pun diluncurkan. Sebut saja, Yakimegatori alias yakitori spesial Robaa yang disajikan dalam ukuran jumbo. Selain itu ada juga sejumlah paket bento dengan menu yang makin lengkap tapi tetap dengan harga terjangkau dengan kisaran harga Rp70 ribuan.
Tak ketinggalan makanan Jepang berupa nasi putih dengan berbagai macam lauk di atasnya seperti ikan, daging dan sayur-sayuran plus kuah donburi.
Dalam kesempatan ini, awak dapur Robaa juga mengenalkan racikan minuman baru seperti Matcha raichi (paduan antara teh hijau, lychee dan susu segar), Furutsu punch (minuman segar campir dari jeruk nipis, cranberry dan orange jus) serta sederet minuman lainnya. Jadi tunggu apa lagi?
Berita Terkait
-
Miro Baldo Bento Striker Ganas Timnas Indonesia Kelahiran Timor Leste, Apa Kabarnya Sekarang?
-
Menu Digital di Restoran: Efisiensi yang Menggeser Kenyamanan Pelanggan
-
BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer
-
Post Kantoor Cikini, Restoran Vintage di Bekas Kantor Pos Zaman Belanda
-
Nasi Goreng di Restoran Jepang? Mencicipi Chicken Tokio Goulash Zenbu
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga