Suara.com - Stres berkepanjangan tak hanya mempengaruhi suasana hati Anda. Lebih dari itu, kondisi stres juga dapat mempengaruhi kepuasan Anda dan pasangan dalam urusan ranjang.
Penelitian menyebut, stres dan kecemasan yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah dan kolesterol yang dapat berujung pada disfungsi ereksi, sehingga menghambat kehidupan seks Anda.
"Stres dapat memicu kondisi disfungsi ereksi. Di mana stres mempengaruhi psikologis seseorang yang menyulitkannya mencapai ereksi," ujar Dr Vipin Tyagi, ahli bedah (Robotic dan Transplantasi Ginjal) di Rumah Sakit Sir Ganga Ram.
Disfungsi ereksi dapat terjadi pada laki-laki usia berapapun, tetapi risiko meningkat seiring dengan usia. Kondisi ini juga secara signifikan dapat meningkatkan tekanan mental dan emosional.
"Lelaki harus berbicara dengan seseorang, baik pasangan, anggota keluarga, teman atau bahkan psikolog tentang masalah yang sedang dihadapinya yang mungkin dapat mengurangi stres mereka," tambah Dr. Rajeev Kumar, seorang urolog di All India Institute of Medical Sciences (AIIMS).
Menurut dokter Rajeev, penyebab timbulnya disfungsi ereksi salah satunya adalah penyakit kardiovaskular. Dan penyakit ini terkait dengan kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas dan sindrom metabolik yang juga semakin diperparah oleh stres.
Obat-obatan oral diketahui memiliki efek positif dalam mengobati masalah disfungsi ereksi pada sebagian besar laki-laki. Menurut para ahli, penggantian testosteron juga mungkin diperlukan jika kondisi disfungsi ereksi disebabkan oleh rendahnya tingkat testosteron.
Konsumsi makanan kaya flavonoid seperti blueberry, ceri, blackberry, lobak, anggur, apel, pir juga memiliki efek yang baik dalam menurunkan risiko disfungsi ereksi.
"Terlepas dari obat-obatan, hal yang paling penting adalah memperbaiki kondisi psikologis. Disfungsi ereksi dapat menjadi indikator pertama dari banyak masalah serius seperti diabetes mellitus, kolesterol atau penyakit jantung," ujar Rajeev. (Timesofindia.com)
Berita Terkait
-
Buku Petunjuk Hidup Bebas Stres dan Cemas: Sebuah Upaya Menghalau Kecemasan
-
Stres, Burnout, dan Akses Senjata: Kenapa Evaluasi Psikologis Aparat Penting?
-
The Power of Gardening: Cara Ampuh Menghilangkan Stres dengan Berkebun
-
The Power of Nature: Cara Sederhana Menghilangkan Stres dengan Kembali ke Alam
-
Lelah dan Stres Akibat Jadwal Padat? Ini Rahasia Generasi Muda Tetap 'Cool' Seharian!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
7 Rekomendasi Kran Wastafel Cuci Piring Terbaik, Air Tidak Nyiprat
-
Bacaan Niat Puasa Syawal, Apakah Harus Dilakukan Berurutan?
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
Niat Puasa Ganti Ramadan, Bolehkah Dilakukan dengan Syawal?
-
9 Makanan Pantangan Kolesterol Tinggi yang Wajib Dihindari usai Lebaran
-
5 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Elegan dan Anti Air yang Awet
-
7 Cara Jitu Hadapi Post-Holiday Blues bagi Karyawan setelah Mudik Lebaran
-
Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Ramadan, Lengkap dengan Hukumnya Jika Digabung
-
10 Ciri-Ciri Kolesterol Naik yang Jarang Diketahui dan Cara Mengatasinya