Suara.com - Belakangan ini sedang ngetren, orang menulis surat kepada diri mereka tentang masa mudanya. Meski surat-surat ini dapat membuka wawasan tentang rasa ketidakamanan yang dirasakan perempuan, tapi bagi sebagian yang lain ini cenderung sedikit mengganggu.
Julie Walters misalnya, saat diminta untuk memberitahu mereka yang lebih muda mengatakan beberapa hal yang indah. Seperti misalnya memiliki lebih percaya diri dan tidak membandingkan diri sendiri dengan orang lain.
"Hanya lakukan apa pun yang ingin Anda lakukan. Karena ini akan 'bekerja' dan itu akan menjadi lebih baik," ujarnya.
Di sisi lain mereka yang telah berumur juga bisa belajar dari mereka yang lebih muda. Karena mereka adalah nyata dan hidup di masa sekarang. Dan mereka memiliki lebih banyak jawaban daripada yang Anda pikir.
Para perempuan muda ini tidak hanya tahu bagaimana menavigasi dunia di dunia sekarang, ketimbang mereka yang kini berusia 40an. Mereka mungkin lebih paham masa di mana kenaifan, harapan, optimisme, kebodohan dan kepercayaan buta memungkinkan seseorang berpikir dapat melakukan apa pun yang dia inginkan.
Ya, selalu ada pelajaran yang bisa kita petik dari mereka yang lebih muda. Karena, nasihat yang baik bisa datang dari mana saja dan siapa saja.
Dari seorang rekan umur 27 tahun misalnya, kita bis abelajar "Tidak ada orang lain yang peduli pada apa yang Anda lakukan dengan hidup Anda. Kecuali itu mempengaruhi mereka. Jadi jangan terlalu paranoid tentang segala sesuatu."
Dari teman 23 tahun: "Tidak ada yang benar-benar peduli berapa usia Anda kecuali Anda memikirkan tentang itu." (Jadi berhentilah merasa tua)
Dan pelajaran terbaik dari remaja usia 18-tahun adalah, "Rambut Anda terlihat lebih baik jika Anda tidak terlalu menatanya. (Pool.com)
Berita Terkait
-
Capek Bersosialisai? Fenomena Social Battery Habis pada Anak Muda
-
Ruang Healing Versi Perempuan Modern: Saat Olahraga Bukan Cuma Soal Fisik
-
Perempuan dan Kebiasaan Overthinking: Sesulit Itukah Memerdekakan Pikiran?
-
Merdeka dari Standar Cantik: Perlawanan Perempuan terhadap Beauty Pressure
-
Salah Kaprah Soal Independent Woman: Kemandirian yang Terjebak Bias Kelas
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia
-
SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK
-
Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global
-
Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan
-
5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma
-
Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless
-
Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar
-
Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi