Suara.com - Menurut Biro Statistik Transportasi yang berbasis di Amerika Serikat, banyak pengguna jasa penerbangan 'disiksa' oleh biaya tambahan bagasi. Data itu menyebut, maskapai penerbangan mendapat pemasukan hingga 3,5 miliar dolar AS ataulebih dari Rp30 triliun setahun dari pembayaran bagasi tambahan di pesawat.
Bagi Anda yang tidak ingin repot dan terbebani biaya bagasi tambahan, berikut trik yang bisa diikuti sebagaimana dilansir Today.com:
Pilih tas yang tepat.
Hindari biaya tambahan bagasi dengan pemilihan tas yang bisa 'mengompres' pakaian sehingga dapat lebih ringkas. Anda juga bisa mengubah cara melipat pakaian dengan cara digulung. Ini akan lebih memberi ruang.
Timbang bawaan Anda.
Sebelum pergi ke bandara, Anda bisa menimbang terlebih dahulu bawaan Anda. Ini untuk mengantisipasi kelebihan muatan dan biaya tambahan saat berada di bandara.
Memilih barang.
Tidak semua barang harus Anda bawa. Untuk itu Anda harus mengetahui barang-barang yang penting lagi diperlukan dan barang yang hanya akan menambah bawaan Anda. Jadi jangan lagi ragu mengeluarkan benda tak penting dari koper Anda!
Pahami biaya bagasi.
Petugas pemeriksaan bagasi mungkin sengaja melebihkan biaya bagasi. Jadi, penting bagi Anda untuk memahami biaya yang harus dikeluarkan untuk bagasi. (today.com)
Berita Terkait
-
Nyicil Nmax dan PCX Bikin Tekor? Ini 4 Motor Harian Murah Bagasi Besar Mulai 5 Jutaan
-
5 Tips Packing Praktis agar Bagasi Tidak Overweight
-
Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan
-
Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
TPA Dengung Lebak Banten Terbakar
-
Prabowo Buka Sinyal Destry Jadi Gubernur BI Definitif: "Kayaknya Gimana? Oke Nggak?"
-
PWI Protes Ucapan 'Sirkus' Deddy Sitorus, Dinilai Berpotensi Merendahkan Wartawan
-
Lolos ke Semifinal, Persebaya Fokus Pulihkan Kondisi Pemain Jelang Laga Berikutnya
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
BPBD Pangandaran Waspadai Peningkatan Risiko Kebakaran Hutan Selama Musim Kemarau
-
Parole Examiner Lee: Membongkar Wajah Gelap Kekuasaan di Balik Sistem Hukum
-
Staf Terjerat Kasus Bupati Pemalang, KPK Perketat Akses Dokumen dan Terapkan Jejak Digital
-
Bantah Hina Wartawan, Begini Klarifikasi Deddy Sitorus Soal Ucapan 'Sirkus' di Ruang Rapat
-
Tinggalkan Bogor Usai Gelombang Geseran Kejagung, Denny Achmad Kini Jadi Asintel Kejati Jakarta