Suara.com - Anda punya rencana ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT)?
Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya merekomendasi 10 titik destinasi yang perlu Anda kunjungi selama di Labuan Bajo, lebih dari sekadar Pulau Komodo, #PesonaLebaranLabuanBajo #PesonaLabuan Bajo #PesonaIndonesia #WonderfulIndonesia:
Loh Liang, Pulau Komodo & Loh Buaya, Pulau Rinca.
Loh Liang merupakan pintu masuk dan daerah wisata utama di Pulau Komodo. Wisatawan dapat mengamati satwa komodo langsung di habitatnya bersama fauna lain, seperti rusa, babi hutan, burung gosong, dan lainnya dalam hutan kanopi endemik Komodo. Selain itu wisatawan juga bisa mengamati burung, pendakian (Loh Liang-Gunung Ara), penjelajahan (Loh Liang-Loh Sebita). Dari Labuan Bajo menuju lokasi Loh Liang, wisatawan dapat menggunakan kapal atau speedboat dari Labuan Bajo. Wisatawan juga dapat mengunjungi lokasi ini dari Sape dengan menggunakan kapal atau dari Lombok dan Bali dengan menggunakan kapal wisata.
Loh Buaya merupakan pintu masuk dan daerah wisata utama di Pulau Rinca. Wisatawan dapat menyaksikan hutan bakau, padang savanna, dan satwa liar, misalnya komodo, rusa timor, kerbau liar, monyet ekor panjang, kuda liar serta berbagai jenis burung. Sama seperti Loh Liang, aktivitas yang ditawarkan antara lain pengamatan satwa liar, penjelajahan (Loh Buaya-Wae Waso, Loh Buaya-Golo Kode), pengamatan kalong di Pulau Kalong (depan Kampung Rinca), dan pengamatan batu balok di kampung Rinca. Dari puncak bukit yang dikenal dengan Golo Kode, pengunjung dapat menyaksikan panorama dan bentang alam yang cukup fantastik karena keterwakilan berbagai tipe ekosistem dapat disaksikan dari tempat ini
Pulau Padar
Padar adalah pulau ketiga terbesar di area Taman Nasional Komodo, yang terletak di antara Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Pulau Padar memiliki pantai yang sangat indah dan merupakan salah satu jalur migrasi Pari Mant. Dengan kontur yang eksotik, perjalanan di Pulau Padar cukup menantang. Di puncak, turis akan dimanjakan oleh pemandangan fenomenal panorama tiga pantai dengan warna berbeda, yaitu merah jambu, putih, dan hitam.
Gili Laba
Salah satu view spot terkenal lainnya adalah Gili Laba, yang merupakan selat pertemuan dua pulau, Gili Laba Darat dan Gili Laba Laut. Tidak hanya menjadi titik penyelaman favorit, Gili Laba menawarkan pemandangan panorama yang indah, baik saat matahari terbit maupun terbenam.
Pantai Pink, Pulau Komodo
Daya tarik utama pantai ini adalah hamparan pantai berpasir berwarna pink (merah jambu). Warna pink disebabkan oleh fragmen-fragmen karang merah yang bercampur dengan pasir putih. Pantai ini memiliki perairan dangkal yang indah dengan terumbu karang dan biota karang yang menawan. Aktivitas yang biasa dilakukan oleh turis yang berkunjung adalah snorkeling, diving (menyelam) dan mandi matahari. Pantai ini dapat diakses memalui jalan setapak dari Loh Liang atau akses langsung dengan boat/kapal.
Taka Makassar, Manta Point
Taman Nasional Komodo sangat beruntung karena menjadi jalur migrasi berbagai biota laut, salah satunya Pari Manta. Terletak di perairan dekat Pulau Komodo, wisatawan dapat menyelam atau snorkeling untuk melihat kumpulan ikan Pari Manta bermain-main di arus yang cukup kencang. Namun, Pari Manta hanya dapat dijumpai pada kondisi dan cuaca yang baik. Selain itu, Taka Makassar juga memiliki area softcoral (terumbu karang) yang indah dan tidak jarang terlihat penyu di sana.
Pantai Pede
Pantai Pede terletak di Desa Gorontalo, berjarak lebih kurang 1 kilometer (km) dari Labuan Bajo, dengan akses jalan beraspal yang kondisinya baik, sehingga sangat mudah dicapai dari Labuan Bajo. Pantai ini membentang di antara dua bukit, yaitu Bukit Pramuka dan Bukit Gorontalo. Dengan pasir putih yang membentang dan pemandangan pulau-pulau kecil di depannya (Pulau Batu, Pulau Bajo, Pulau Seture), Pantai Pede menawarkan salah satu view sunset (matahari terbenam) terbaik di Labuan Bajo.
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026