Suara.com - MICE atau meetings, inventions, conferences, exhibitions menjadi perhatian serius Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk menggaet wisatawan mancanegara (wisman) dari Singapura. Dua even, yaitu Singapore MICE Forum (SMF) & Asia Meeting & Incentive Travel Exchange (AMITE) 2016 akan dilangsungkan di Sands Expo & Convention Center, Singapura, 27-29 Juli 2016, untuk menebar pesona Wonderful Indonesia.
”SMF & AMITE 2016 merupakan kegiatan business to business meeting (pertemuan masyarakat bisnis), sekaligus MICE forum, yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh SACEOS (Singapore Association of Convention & Exhibition Organisers & Suppliers). Kami menawarkan keuntungan bagi mereka yang hendak meeting ke Indonesia,” ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Mancanegara, I Gde Pitana kepada wartawan, beberapa waktu lalu.
Dalam paparan Pitana, Kemenpar menjadi sponsor dan memiliki kesempatan promosi dalam kegiatan tersebut.
“Salah satunya mendapatkan branding exposure (promosi) pada seluruh material promosi SMF&AMITE 2016, appointment set (perjanjian) untuk 8 pembeli Indonesia serta passes (izin masuk) untuk 8 delegasi Kemenpar pada forum tersebut. Kita akan siapkan dengan matang di hadapan mereka,” ujar Pitana.
Bukan itu saja, imbuh Pitana, Kemenpar juga akan mensponsori pelaksanaan closing reception (acara penutupan) untuk 100 orang dan famtrip (perjalanan) ke Jakarta dan Bali untuk 40 pembeli.
”Selain itu, kita bawa 8 industri pariwisata untuk memperkenalkan semua yang kita miliki, keindahan yang kita punya dan kita andalkan, terutama 10 destinasi selain Bali,” ujar Pitana.
Ke-8 industri yang diboyong Kemenpar adalah Indonesia National Convention Bureau-Jakarta, Montigo Resorts Nongsa-Batam, Bintan Lagoon-Bintan, The Laguna Bali & The St Regis Bali wwa
Resort-Bali, Bhara Tours-Jawa Barat, BAM Tours-Bali, Pacific World-Bali, dan Panorama Destination-Jakarta.
”Yang terpenting adalah pertemuan sellers (penjual) Indonesia dengan buyers (pembeli) berkualitas untuk menarik wisatawan, agar membeli paket wisata ke Tanah Air kita,” jelas laki-laki asal Bali itu.
Acara ini akan diisi berbagai aktivitas, di antaranya business meeting, pelayanan informasi pariwisata, Singapore MICE Forum, penampian seni pada jamuan makan malam untuk buyers & closing reception, business appointment sellers dan buyers.
Para tamu undangan VIP yang akan hadir antara lain Ms Janet Tan Collis (President, SACEOS), Mr S Isarwan (TBC, Minister for Trade and Industry of Singapore), Deboran Sexton (President & Chief Executive Officer, PCMA), David Audrain (Executive Director, SISO), Kai Hattendorf (Managing Director, UFI), Kevin Hinton (CEO SITE), Walter Yeh (President, AFECA), Geoff Donaghy (President AIPC Nature Society Singapore), Lionel Yeo (Chief Executive of STB), dan Prof Vijay Sethi (Chief Executive of STB).
Kemenpar berharap, wisata MICE akan terus meningkat signifkan dari hari ke hari. MICE ditargetkan naik 10 persen pada 2019. Visi untuk menjadikan Indonesia sebagai destinasi unggulan MICE yang berdaya saing global itu akan terus diusahakan oleh Kemenpar.
Indonesia di Ranking 42
Berdasarkan International Congress and Convention Association (ICCA) 2014, Indonesia berasa di ranking ke-42 dunia, dengan 76 meetings. Sementara Singapura berada di peringkat 29, dengan 142 meetings, Malaysia di 30 dengan 133 meetings, dan Thailand pada 33 dengan 118 meetings.
Di Asia Pasifik dan Timur Tengah, Indonesia di peringkat 12, Singapura 6, Malaysia 7, dan Thailand 8. Kemenpar menargetkan diri naik pada 2020, ke posisi 8 Asia Pasifik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan