Suara.com - Ingin merasakan pengalaman berbeda dalam mencicipi makanan kaki lima? Anda bisa datang ke Hotel Indonesia Kempinski, tepatnya di Restoran Signatures, mulai tanggal 15-31 Agustus 2016 mendatang.
Di sini, Anda bisa merasakan keotentikan makanan kaki lima dalam suasana mewah ala hotel bintang lima. Tentunya, Anda tak harus berkeringat kepanasan, tidak ditemani dengan asap kendaraan yang mengepul dan debu yang tak sehat bukan?
Menurut General Manager Hotel Indonesia Kempinski, Alex Pichel, program yang dinamakan "Street Food Festival" ini diadakan untuk menyambut dan merayakan HUT Kemerdekaan RI yang ke-71.
"Kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner kaki lima yang otentik untuk pelanggan kami. Dan untuk menjaga festival ini seotentik mungkin, kami pun mengundang vendor kuliner kaki lima yang sudah populer di Jakarta untuk benar-benar datang ke restoran dan memanjakan lidah pelanggan," ungkap dia.
Lebih dari 30 macam kuliner kaki lima akan meramaikan festival ini, mulai dari bakso, sate hingga rujak yang disajikan dalam prasmanan dan maupun disajikan dalam gubug-gubug.
Untuk menjaga standar kesehatan dan keselamatan, lanjut Alex, pihak vendor kuliner kaki lima akan menjalani kurasi dan akan dilatih dalam mempersiapkan makanan sesuai dengan standar kesehatan, sebelum mereka dapat bergabung dengan tim di Restoran Signatures.
Kurasi dilakukan oleh tidak lain adalah warga Jakarta sendiri melalui polling di Portal restoran, Qraved.com.
"Kami hanya ingin melayani hidangam otentik yang akrab bagi masyarakat Indonesia, sehingga mereka bisa lebih menghargai warisan kulinee Nusantara. Sedangkan untuk pengunjung mancanegara, kami ingin mereka memiliki pengalaman yang benar-benar Indonesia sekali, di hotel kami" kata Executive Chef Restoran Signature, Mathias Olsson.
Tertarik menikmati pengalaman ini? Harga akan berkisar dari Rp298 ribu++ per orang untuk makan siang selama hari kerja, serta Rp418 ribu++ untuk makan siang di akhir pekan. Sementara untuk makan malam, akan dikenakan biaya Rp318 ribu++ per orang sepanjang minggu.
Berita Terkait
-
BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer
-
Toko Misterius Tawarkan Jajanan Ajaib: Semua Keinginanmu Ada di Sini!
-
Post Kantoor Cikini, Restoran Vintage di Bekas Kantor Pos Zaman Belanda
-
Nasi Goreng di Restoran Jepang? Mencicipi Chicken Tokio Goulash Zenbu
-
Petualangan Rasa di Selandia Baru Dimulai, Ini Daftar Lengkap Restoran Berbintang Michelin 2026
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga