Suara.com - Kuliner Indonesia seperti sate ayam, rendang, mie goreng dan es buah diserbu pengunjung Paviliun Indonesia pada festival budaya Edmonton Heritage Festival (EHF) dikenal dengan Servus Heritage Festival di kota Edmonton, ibu kota Provinsi Alberta, Kanada.
Selama tiga hari penyelenggaraan EHF, yang diikuti Edmonton Indonesian Community Association (EICA) mampu menjual 4500 tusuk sate, kata Konsul KJRI Vancouver, Yudhono Irawan, Jumat (5/8/2016).
Ia mengatakan masyarakat Vancouver juga menyambut dengan antusias dan ikut bergoyang bersama menarikan Gemu Famire, Poco-Poco dan Sajojo yang cukup populer di paviliun Indonesia.
Festival budaya terbesar di Kanada, Edmonton Heritage Festival (EHF) diadakan di William Hawrelak Park, taman seluas 68 hektare di kota Edmonton yang diikuti 85 peserta merepresentasikan 67 negara, komunitas serta entitas dan First Nations berlangsung meriah terlepas dari kondisi cuaca yang tidak menentu, pada akhir pekan.
"Seni budaya dan kuliner Indonesia menjadi primadona pada Festival Multikultur Terbesar di Kanada yang melibatkan berbagai stakeholders pemerintah kota Edmonton," ujarnya.
Pengunjung festival menjelajahi puluhan paviliun budaya, mencicipi kuliner khas dan turut dalam kemeriahan panggung hiburan dari berbagai negara.
Media lokal melaporkan sebanyak 300.000 pengunjung memenuhi William Hawrelak Park selama tiga hari festival.
Paviliun Indonesia yang didukung KJRI Vancouver bersama masyarakat Indonesia yang tergabung dalam Edmonton Indonesian Community Association (EICA) dan KBRI Ottawa menjadi tempat favorit pengunjung EHF yang datang untuk belanja produk khas dari berbagai daerah serta menikmati kuliner otentik Indonesia.
Sementara di panggung Indonesia menghadirkan berbagai tarian tradisional yang dibawakan warga Indonesia di Edmonton serta staf lokal KBRI Ottawa dan KJRI Vancouver yang membawakan Tari Rantak, Tari Srineka, Tari Bajidor Kahot, Tari Kembang Girang, Tari Saman, Tari Piring, Tari Punjari serta tarian interaktif Gemu Famire, Poco-Poco, Sajojo yang disambut antusias penonton ikut menari bersama.
Paviliun kuliner menjajakan menu khas Indonesia yang digemari masyarakat Edmonton seperti sate ayam, rendang, mie goreng dan es buah.
Selama tiga hari penyelenggaraan EHF, EICA mampu menjual 4500 tusuk sate. Pada paviliun budaya dijual berbagai produk garmen seperti busana dan aksesoris dari batik dan lurik serta produk kerajinan dari sejumlah daerah di Indonesia yang sangat diminati pengunjung.
KJRI Vancouver juga menyediakan berbagai bahan promosi pariwisata Indonesia. Tidak hanya sebagai perayaan keragaman budaya dan daya tarik wisata Provinsi Alberta, EHF juga membawa misi sosial yaitu Edmonton Food Bank yang berhasil mengumpulkan sekitar 25.000 kg makanan kemasan sumbangan dari pengunjung dan peserta EHF.
Program amal pengumpulan makanan yang telah berlangsung beberapa tahun ini ikut membantu korban kebakaran di Fort McMurray bulan Mei lalu.(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
-
Bedak Two Way Cake yang Bisa Menutupi Flek Hitam, Ini 5 Pilihan Terbaik dari Harga Termurah
-
Tas Sekolah yang Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 5 Brand yang Terkenal Kuat dan Ergonomis
-
3 Rekomendasi Sunscreen Wardah di Indomaret yang Cocok Dipakai Setiap Hari
-
Sepatu Versatile seperti Apa? Ini 5 Ciri dan Alasan Banyak Orang Memilihnya
-
Vitalis Eau de Royale Couture Wangi Apa? Parfum Minimarket yang Dipuji Elegan
-
Apakah Facial Wash Aman untuk Bumil? Ini Kandungan Aman yang Direkomendasikan
-
6 Sepatu Bola Nike Warna Pink Termurah, Mirip yang Dipakai Pemain Piala Dunia 2026
-
Kulit Kering Bagusnya Pakai Bedak Apa? Ini 5 Pilihan agar Makeup Tetap Flawless
-
3 Foundation Lokal Alternatif Giorgio Armani, Simak Klaim dan Review Pembelinya