Suara.com - Traveler Riyanni Djangkaru punya pengalaman unik menyantap salah satu jenis serangga. Ia mengajak sang suami, Ron, menyantap belalang yang umum dikonsumsi masyarakat Gunung Kidul, Yogyakarta.
Ibu dari satu anak ini mengaku bahwa rasa belalang mirip dengan udang. Namun ia lebih senang belalang yang diolah dengan cara digoreng kering.
"Pengolahannya macem-macem ada yang kering ada yang dibacem, tapi gue lebih suka yang digoreng kering," ujar Riyanni pada peluncuran #BlueRoom di Jakarta, Kamis (4/8/2016).
Selain belalang, ia juga memiliki pengalaman mencicipi kecoak madagaskar saat berada di Thailand. Untuk jenis serangga satu ini, ia mengaku kurang menyukainya karena rasanya yang aneh.
"Rasanya aneh, lembek gitu. Gue nggak suka sih. Lebih suka kalajengking," imbuhnya.
Berprofesi sebagai traveler memang membuat Riyanni tak melewatkan makanan-makanan aneh yang umum dikonsumsi di suatu daerah. Meski demikian ia tak menganggap hal ini sebagai suatu yang keren, namun karena tertarik dengan filosofi dibalik makanan aneh tersebut.
"Makanan yang banyak dianggap aneh ini justru berperan sebagai sumber makanan yang ada di masyarakat tertentu. Jadi ketika mereka adanya memang makanan itu untuk bertahan hidup ya kenapa nggak gue coba sebagai bentuk apresiasi," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung