Suara.com - Ketika membahas film biru, maka komentar yang muncul umumnya adalah tentang dampak negatifnya. Padahal, film porno juga memainkan peran besar dalam kehidupan seks banyak pasangan.
Mungkin, banyak dari Anda mencibir hal ini. Tapi film porno bisa meningkatkan/menghancurkan kehidupan seks Anda. Ini tergantung bagaimana Anda menyikapinya.
"Laki-laki cenderung mencari informasi dari menonton film porno dan menganggap bahwa pasangan mereka menginginkan seks seperti itu - misalnya keras dan cepat, terus berubah posisi, banyak anal dan oral," kata terapis seks dari AS, Jacqui Olliver.
Tapi ia mengingatkan, film porno sering tidak realistis untuk pasangan mereka. Ada banyak orang, ujarnya, yang tergantung pada film porno sehingga mereka menjadi tidak dapat membangun keintiman dengan pasangan mereka.
Menurut Wendy Stragr, konsultan hubungan dari Good Clean Love, seringkali situasi semacam ini menyebabkan pasangan perempuan merasa ditinggalkan dan hanya menjadi obyek pelampiasan nafsu pasangannya. Pada gilirannya, hal ini bisa membangun rasa tak suka pada mereka jika pasangannya melihat film porno.
"Jika Anda menggunakan film porno untuk membangkitkan gairah untuk menggantikan keintiman dengan pasangan ini mungkin menjadi tanda masalah yang lebih besar," kata Stragr.
Sebagai gantinya, Stragr menyarankan agar pasangan bersama-sama memilih film porno yang bisa membangun gairah mereka berdua guna mendapatkan ide-ide baru yang bisa mereka praktikkan di tempat tidur.
"Jadi komunikasi menjadi hal penting di sini," tegas Stragr.
Olliver mengatakan sangat penting membahas dengan pasangan untuk memahami apa preferensi seksual dan selera mereka. Jadi, jangan pernah menganggap bahwa pasangan Anda tidak ingin Anda untuk menonton porno.
"Seorang klien saya kesal pada suaminya karena tidak memberitahunya menonton film porno. Mengapa dia marah? Karena dia berpikir menonton film porno akan berujung dengan seks yang hebat malam itu!" kata Olliver. Jadi, sangat jelas komunikasi adalah kunci dalam hal ini.
Berita Terkait
-
Bercinta dengan Maut Jadi Ajang Aktor Muda Keluar dari Zona Nyaman, Maxime Bouttier Tampil Toxic
-
Eksplorasi Tabu dan Misteri di Bercinta dengan Maut, Hadirkan Maxime Bouttier hingga Teuku Rassya
-
Waspada Jebakan Link Video Viral Andini Permata, Kenali 5 Bahaya Nonton Film Porno
-
Puasa di Era Digital: Nonton Film Porno? Ini Hukumnya!
-
Dampak Kebanyakan Nonton Film Porno
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan