Suara.com - Saat ini lebih dari 90 % dari perekrut menggunakan Twitter, Facebook dan Linkedin untuk mencari sumber calon karyawan potensial. Yang berarti bahwa sebagai pencari kerja, Anda harus memiliki akun yang lengkap dan terlihat pada platform yang penting ini.
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menampilkan lebih banyak profil akun Anda di Linkedin yaitu dengan memperbanyak koneksi yang relevan untuk karir Anda. Artikel berikut ini akan membahas 5 hal penting yang baiknya dilakukan dalam akun Linkedln Anda jika ingin mendapatkan peluang lebih besar.
1.Memahami bagaimana koneksi bekerja
LinkedIn memiliki 3 lapisan dari koneksi. Koneksi pertama adalah mereka yang telah diundang untuk terhubung dengan Anda atau sebaliknya. Koneksi kedua dan ketiga adalah koneksi yang pada dasarnya berasal dari koneksi dari semua koneksi yang telah terhubung dengan Anda. Anggota dari kelompok LinkedIn yang sama juga terlihat di jaringan Anda, dan Anda dapat mendekati mereka agar dapat terhubungkan.
2.Promosikan diri
Agar banyak orang terhubung dengan Anda, orang ingin melihat siapa Anda dan apa yang dapat Anda lakukan. Jadi pastikan pengaturan privasi Anda tidak diatur secara maksimal. Orang diluar koneksi pertama Anda akan melihat ringkasan Anda, keterampilan dan setidaknya beberapa bagian penting dari pengalaman kerja Anda.
3. Memiliki profil lengkap
Profil Linkedin Anda harus 100% lengkap. Itu berarti:
- Foto profil
- Sejarah Pendidikan
- Posisi pekerjaan saat ini dilengkapi dengan deskripsi
- Dua posisi sebelumnya
- Setidaknya 3 keterampilan
- Keahlian Anda dan lokasi
- Setidaknya 50 koneksi
Ketika profil Anda adalah 100 % selesai, peringkat Anda akan lebih tinggi dalam algoritma pencarian LinkedIn internal. Selain itu , profil Anda harus membuat kesan yang solid, jadi gunakan format efektif ketika Anda akan menyiapkan halaman di Linkedin.
4. Publikasikan dan berbagi konten
Platform penerbitan milik LinkedIn yaitu Pulse, memungkinkan pengguna untuk mempublikasikan konten mereka sendiri. Mengapa konten menjadi penting? Karena menempatkan Anda agar lebih terlihat dari koneksi yang berharga. Ketika Anda mempublikasikan atau berbagi konten yang berguna, nama Anda akan muncul di samping setiap postingan yang ada.
5. Hindari praktik-praktik buruk
Jangan kehilangan koneksi melalui praktek-praktek buruk. Pastikan untuk mematikan notifikasi aktivitas ketika membuat penyesuaian ke profil Anda. Koneksi Anda akan menerima email setiap kali Anda membuat perubahan pada profil, yang bisa mengganggu jika Anda berada dalam transisi karir dan terus-menerus membuat perubahan di profil.
Hal lain yang Juga wajib untuk diperhatikan adalah, tidak berbagi konten yang tidak cocok atau relevan dengan nuansa profesionalisme yang ada di LinkedIn. Gunakan platform seperti Facebook atau Twitter jika ingin berbagi konten yang tidak relevan dengan dunia pekerjaan. Ingat : LinkedIn adalah jaringan untuk profesional, konten yang dibagikan harus tetap profesional.
Ketika Anda berhasil memanfaatkan peluang dari apa yang LinkedIn tawarkan, koneksi profesional Anda akan tumbuh, dan peluang akan muncul.
| Published by Karirpad.com |
Berita Terkait
-
Ookla Nobatkan XL sebagai Best Mobile Network Indonesia 2026
-
Lewat Kreasi Anak untuk Negeri, Susu Tango Kido Kenalkan Produk Full Cream Baru
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi
-
Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang
-
UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat
-
Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII
-
Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah
-
Kekeringan Melanda Boyolali, Warga Rela Cari Air di Dasar Sungai
-
Siapa Lawan Timnas Indonesia Jika Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026? Ini Skenarionya
-
6 Sepeda Thrill Paling Murah Terbaik untuk Jalan Perkotaan hingga Jalur Pegunungan