Suara.com - Banyak perempuan menumpuk koleksi pakaian dilemarinya. Ya, perempuan memang cenderung ingin selalu membeli pakaian baru yang membuat lemari pakaian dengan cepat menjadi penuh.
Tapi sayangnya, pakaian-pakaian itu lebih banyak menggunung di lemari. Pakaian yang kita gunakan sehari-hari justru tidak seberagam seperti yang ada di dalam lemari. Kita cenderung memakai pakaian yang itu-itu saja, berulang-ulang setiap minggunya. Pernahkah bertanya-tanya mengapa ini sering terjadi? Apa alasannya?
Pertanyaan ini mungkin selalu ada di dalam pikiran. Ternyata alasannya sangatlah sederhana. Kita hanyalah makhluk malas yang tidak mau keluar dari kebiasaan dan cenderung menghindari hal-hal baru.
Setiap kali membuka lemari, kita merasa bingung memilih baju apa yang akan dikenakan dan akhirnya pilihanjatuh ke yang itu-itu lagi. Ini tentu terasa tak masuk akal, melihat koleksi pakaian yang sebenarnya sangat berlimpah.
Ali Call, seorang fashion stylist menjelaskan bahwa kesibukan yang padat membuat seseorang cenderung tertarik dan memilih pakaian yang mudah dan cepat, yang tidak memerlukan banyak waktu dan usaha untuk memadumadankan.
Inilah yang membuat kita akhirnya memilih dan mengambil pakaian yang telah dipakai sebelumnya, karena sudah memiliki rekam jejak yang terbukti.
"Ini menjelaskan mengapa kita tidak bisa berhenti memakai rok atau jumper yang sama setelah mendapatkan beberapa pujian dari orang lain. Ini karena kita sudah tahu, pakaian tersebut terlihat bagus untuk kita, jadi kita terus memilih itu - daripada membuat upaya mengambil risiko," ungkap Ali.
Ali menambahkan, seringkali --karena sudah digunakan terlalu sering-- pakaian-pakaian yang kita pilih berada di tumpukan paling atas di lemari. Ini yang membuat pilihan akhirnya jatuh ke itu-itu lagi.
Kita tidak mau untuk 'memeriksa' pakaian lain di lemari, sehingga kita seperti mengatakan kepada diri sendiri bahwa ini adalah satu-satunya pakaian yang kita miliki. Jadi jika tak mau tenggelam dalam jebakan ini, cobalah sesekali merombak tumpukan koleksi baju Anda.
Siapa tahu Anda akan tampil beda, karenanya! (metro.co.uk)
Berita Terkait
-
Novel Paya Nie, Perlawanan Perempuan Aceh terhadap Penindasan Patriarki
-
Self-Love Terbaik Perempuan Modern, Prioritaskan Diri Tanpa Rasa Bersalah
-
Mau Belikan Sepeda untuk Anak Perempuan? Ini Tips Memilih dan 5 Pilihan yang Layak Dicoba
-
Menstruasi itu Normal: Perempuan dengan Segala Drama 'Tamu Bulanannya'
-
Bagaimana Islam Memuliakan Perempuan? Ulasan Buku Karya Al-Buthi
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap Sebelum Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah
-
Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur Sebelum Ramadhan? Perhatikan Adab Ini!
-
Apakah Boleh Menangis di Makam saat Ziarah? Ini Adab Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? 4 Rekomendasi Tabir Surya Mengandung Niacinamide
-
Elegi Gula Semut, Asa Baru Ekonomi Hijau di Jantung Sabu Raijua
-
4 Sunscreen Tanpa Kandungan Alkohol dan Parfum, Minim Risiko Kulit Iritasi
-
5 Moisturizer Alternatif Cerave untuk Atasi Skin Barrier Rusak, Kulit OTW Mulus Kembali
-
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
-
4 Skincare Lacoco untuk Hempaskan Noda Hitam, Brand Lokal Rasa Premium
-
Setelah Serum Boleh Pakai Moisturizer? Ini 5 Pelembap Terbaik yang Mudah Menyerap