Suara.com - Sebagai member "JKT 48" yang berasal dari Jepang, Haruka Nakagawa mengaku kerap merindukan masakan khas Jepang yang otentik. Salah satunya adalah kari Jepang.
Perempuan kelahiran 1992 ini mengatakan bahwa masyarakat Negeri Sakura memiliki kebiasaan mengonsumsi kari Jepang setidaknya seminggu sekali.
"Paling nggak seminggu sekali di rumah masak kari. Kari itu makanan umum, karena bikinnya mudah dan praktis. Kalau lagi sibuk, tapi pengen makan, ya buat kari aja, cepat jadinya," ungkap member "JKT 48" dari tim J itu, dalam peluncuran Japanese Curry Premium Mixbowl A&W Restaurant di Jakarta, Selasa (6/9/2016).
Selain itu, lanjut dia, kari Jepang juga cukup sehat, karena dimasak dengan ragam sayuran dan daging yang penuh serat dan protein.
Meski mencintai masakan Jepang, Haruka tidak menutup lidahnya dengan masakan Indonesia. Bahkan, kini ia sedang tertarik belajar masakan Indonesia.
“Aku juga suka masak. Sekarang lagi coba masakan Indonesia, kaya bikin sambal saka seblak,” tutup dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan