Suara.com - Aroma kopi bercampur wine menyeruak saat saya mengunjungi sebuah coffee shop bernama Super Gayo Coffee di bilangan Melawai, Jakarta Selatan, sore itu.
Melihat baristanya sedang asyik membuat kopi di salah satu meja pengunjung, saya tahu aromanya pasti berasal dari sana.
Meski tidak yakin bisa meminumnya, karena mungkin saja kopi ini mengandung wine, saya penasaran dengan cara pembuatannya.
Setelah dijelaskan, saya cukup terkejut, karena Wine Coffee yang menjadi salah satu menu andalan di sini, tidak mengandung alkohol. Jadi, sudah bisa dipastikan bahwa minuman ini halal untuk dicicipi siapa saja!
Menurut Sony Gunawan, pemilik Dapur Blok M, di mana kedai kopi ini bernaung, kopi ini memang tidak mengandung alkohol layaknya wine, karena tidak menggunakan wine atau anggur yang sudah difermentasi.
Wine dari Kopi yang Difermentasi
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa untuk menghasilkan rasa dan aroma anggur, buah kopilah yang difermentasinya.
"Kopi ini difermentasi selama 40-45 hari, tergantung kesiapannya. Yang membuat dia bisa punya rasa dan aroma anggur, karena diolah masih menggunakan kulit tanduk dari buahnya. Aroma kulit tanduk ini yang diserap oleh biji kopi selama difermentasi, sampai menghasilkan rasa mirip wine," jelas Sony saat ditemui Suara.com.
Selain itu, kata dia, untuk membuat 'kopi anggur' ini, biji kopi yang dipilih harus yang baik dan berkualitas tinggi. Penanamannya pun, menurut Sony, tak bisa sembarangan, karena harus ditanam di tanah dengan ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut dengan lahan berpasir.
Kualitas kopi seperti ini, lanjut dia, akan mempengaruhi karakter getah yang juga akan berperan pada proses fermentasi.
"Jadi, setelah dipetik dari kebun milik sendiri, di dataran tinggi Gayo, Aceh, biji kopi yang masih terbalut kulit tanduj dicuci, direndam lalu di jemur, dengan cara digulung menggunakan terpal, dan dijemur di bawah sinar matahari," terang Sony merinci sembari menunjukkan biji-biji kopi beraroma semerbak yang ada di Coffee-nya.
Setelah proses peraman dilakukan, selanjutnya biji-biji kopi tersebut dibawa ke Jakarta untuk dijadikan Wine Coffee. Nah, bagaimana cara pembuatannya kopi ini agar terasa tambah nikmat?
Setelah dihaluskan, kopi ini diseduh menggunakan syphon coffee maker. Menurut Abdul Aziz, sang barista, alat ini juga mempengaruhi rasa kopi menjadi lebih 'strong'. Jadi, ketika ada yang memesan, ia akan langsung menyajikannya dihadapan si pemesan, sambil membawa satu set vacuum coffee pot.
Mengadopsi Cara Minum Kopi Orang Gayo
Ketika air panas sudah bercampur dengan kopi, Aziz pun mengaduk dengan stik kayu panjang, sambil memegang timer di tangan kirinya. Menurutnya, kopi harus diaduk hingga 40 detik, karena jika lebih dari itu, kopi akan hangus.
"Seduh dengan air tidak lebih dari 90 derajat dan aduk 40 detik. Jangan terlalu panas airnya, jangan juga lebih dari 40 detik, karena nanti bakal hangus atau terlalu matang kopinya," jelas dia.
Setelah api dimatikan dari syphon coffee maker, kopi disajikan ke dalam cangkir bening berkapasitas 180 mililiter. Hmm... Aroma wine yang begitu kuat langsung terhirup indera penciuman saya. Asam kuat yang bercampur dengan fruitty kopi Gayo yang khas memang membuat penggemar kopi akan jatuh cinta.
Dan Anda juga perlu tahu bahwa cara meminum kopi yang begitu spesial ini tidak bisa sembarangan. Di sini, kata Sony, semua kopi tidak boleh dicampur dengam gula, termasuk Wine Coffee.
Jadi, jika Anda tak suka terlalu pahit, Super Gayo Coffee sudah menyediakan potongan gula merah di mangkuk kecil.
"Mengadopsi cara minum orang Gayo, kunyah dulu gulanya, baru minum kopinya," ungkap dia.
Rasa kopi yang dijual dengan harga Rp65 ribu ini pun langsung membasahi mulut saya. Rasa khas kopi yang pahit, bercampur dengan asam, sedikit manis dan lebih fruitty.
Sisa gula merah yang berasal dari aren ini masih tersisa di antara lidah, membuat kopi terasa nikmat.
Tertarik mencoba wine halal? Datang saja ke Super Gayo Coffee yang terletak di Dapur Blok M, Jalan Melawai Raya No. 21, Jakarta Selatan.
Di sini, selain Wine Coffee, Anda juga bisa mencicipi kopi Gayo dengan penyajian yang cukup beragam, salah satu yang juga unik adalah Cold Brew.
Tag
Berita Terkait
-
Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi
-
Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?
-
Prabowo Pamer Diminta Jadi Brand Ambassador Kopi: Biar Dapat Suplai Terus!
-
Minat Asing pada Kopi dan Buah-buahan Turun, Ekspor Pertanian Jadi Susut
-
Prabowo Berkelakar soal Masa Pensiun: Mau Jadi Brand Ambassador Kopi
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar