Suara.com - Mempunyai jenjang karir yang bagus tentunya merupakan impian banyak orang. Setiap pegawai pun akan berusaha seoptimal mungkin dalam setiap pekerjaannya. Namun ternyata ada beberapa perilaku yang tanpa sadar bisa membahayakan karier Anda.
Selalu berpikir negatif
Berfikir negatif merupakan salah satu penyebab karier menjadi berantakan. Pemikiran mempunyai kekuatan yang besar dalam menentukan keberlangsungan karier Anda. Daripada berpikir negatif, akan lebih baik apabila Anda memandang suatu hal secara positif.
Bertindak seenaknya
Meskipun atasan Anda tidak selalu mengawasi, bukan berarti Anda bisa bertindak seenaknya di kantor. Masing - masing kantor memiliki aturan dan buadayanya tersendiri. Apabila Anda ingin karir Anda berjalan lancar, maka Anda harus dapat menuruti hal ini.
Memakai nama perusahaan
Hal ini juga sama sekali tidak boleh Anda lakukan. Pegawai yang baik adalah mereka yang bisa bertanggung jawab atas setiap kegiatan yang mereka lakukan. Memakai nama perusahaan atas tindakan yang tidak dibenarkan hanya akan membuat Anda tidak dihargai.
Janji sering tidak ditepati
Setiap karyawan dipekerjakan bertunjuan untuk membantu meringankan tugas bos dan rekan kerja yang lain. Ketika bekerja, Anda harus tau sejauh mana kemampuan yang Anda punya. Jika sekiranya Anda tidak sanggup untuk mengerjakan pekerjaan tersebut jangan berbohong dan memberikan janji seakan Anda sanggup untuk menjalankan pekerjaan tersebut. Hal ini akan membuat atasan atau rekan Anda menganggap Anda negatif.
Punya kecerdasan emosi rendah
Ketika Anda mendapat kritik dan diberikan masukan tentang pekerjaan yang sudah Anda lakukan. Pegawai yang baik adalah mereka yang dapat menganggap kritik tersebut menjadi saran yang bermanfaat hingga dapat membuat karirnya menjadi lebih baik. Jangan sampai Anda menjadi pegawai yang kecerdasan emosionalnya rendah dan tidak dapat menerima kritik dengan baik.
Menggunakan barang kantor seenaknya
Setiap kantor sudah tentu memiliki barang inventarisnya tersendiri. Barang-barang ini juga dapat dipergunakan untuk keperluan para pegawainya. Namun, jangan sampai Anda menggunakan barang tersebut semaunya. Melakukan hal ini sama saja akan membuat karir Anda down.
Segeralah Anda menyadari beberapa kesalahan diatas dan selamatkan karir Anda dari kehancuran. Semoga bermanfaat.
| Published by laruno.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan