Suara.com - Hidangan Korea yang dikenal selalu menggunakan berbagai bahan-bahan segar, sudah semakin populer di Indonesia, seiring dengan masuknya budaya K-Pop.
Jika Anda termasuk pecinta budaya ini, tentu tak ingin melewatkan beragam kuliner unik yang sehat dan lezat asal Negeri Gingseng itu 'kan? Nah, salah satu resto makanan Korea, yang patut Anda kunjungi adalah Mujigae.
Meski sudah ada sejak 2003 dan memiliki 13 cabang, di beberapa kota seperti Jakarta, Bandung, Bekasi, Bogor, Depok dan Tangerang, Mujigae yang berarti 'Pelangi' dalam bahasa Korea ini selalu menghadirkan beragam hal baru dan menarik untuk disambangi.
Interior tradisional Korea berpadu garis arsitektur modern yang khas, langsung menyambut saya ketika menginjakkan kaki di Mujigae Mal Ciputra, Jakarta Barat. Material kayu sebagai ciri bangunan dari negara tersebut, dipasangkan dengan material besi yang tegas, menimbulkan suasana nyaman dan bersih.
Di sepanjang dinding Mujigae, ditambahkan pula mural-mural besar menghias dinding menggambarkan beberapa hidangan Korea, lengkap dengan bahan-bahan yang digunakan. Warna cokelat dan abu-abu mendominasi restoran dengan pencahayaan yang sempurna ini.
Ada hal yang cukup menarik yang jarang ada di restoran pada umumnya. Setiap meja di restoran ini dilengkapi dengan iPad yang berfungsi untuk pemesanan makanan. Jadi, pengunjung tak perlu repot mencari-cari pelayan untuk memesan saat datang ke sini.
Pesan Menu dan Nikmati Lagu Lewat iPad
Melalui perangkat digital tersebut, Anda bisa melihat-lihat ragam menu yang ada di Mujigae, memesannya, dan tinggal tekan pilihan order. Tak berapa lama, pesanan Anda pun datang.
Tak hanya itu, melalui iPad yang sudah disediakan, Anda juga bisa memutar lagu-lagu K-Pop kesukaan Anda. Sungguh menyenangkan!
Sesuai tagline yang tertera di bawah nama Mujigae, sebagai Bibimbab and Casual Korean Food, saya pun memesan menu baru yang masih berhubungan dengan Bibimpab. Bibimbab sendiri merupakan sajian nasi putih yang dicampur dengan sayur-sayuran, daging, telur dan saus pedas. Menu ini biasa disajikan dengan cara dicampur di atas wadah mangkuk batu panas.
Saat semua dicampur menjadi satu, uap mengepul yang muncul dari Bibimbap ini langsung membuat saya tak sabar mencicipinya. Rasanya gurih dan lezat. Sayuran yang masih segar begitu terasa di lidah, bercampur bersama daging dengan tekstur yang empuk dan lembut.
Selain itu, ada pula Chicken Dakgalbi. Sebenarnya hidangan ini mirip dengan Bibimbab. Hanya saja dagingnya diganti dengan potongan ayam berbentuk dadu yang sudah dimasak dengan bumbu pedas manis khas Korea. Dilengkapi juga dengan sayur-sayuran, bawang bombay, dan daun bawang.
Sedangkan cara menikmati menu tersebut dapat memilih dengan nasi atau mie, lalu dicampur rata di atas kompor yang masih menyala. Uniknya di dalam hidangan ini, Anda juga bisa menikmati potongan topokki (kue tepung beras) di dalamnya.
Bagi Anda yang suka menikmati makanan ringan, sambil berbincang bersama teman atau keluarga, perlu mencicipi Pajeon, yang merupakan sejenis pancake khas Korea yang dibuat dari sayur-mayur. Dan Teok Oden yang merupakan Topokki yang telah dimodifikasi dengan balutan adonan telur dadar dan disajikan setelah digoreng.
Selain itu, di sini Anda juga bisa menikmati Kimchi yang dihidangkan dengan seluruh menu yang Anda pesan lho. Jadi, tak perlu repot-repot memesannya.
Puas menikmati hidangan Korea yang lezat, tak lengkap rasanya jika tak mengabadikan pengalaman menyantap masakan Korea di resto ini lewat jepretan foto. Menariknya, di Mujigae, Anda bisa mencetak foto gratis.
Tertarik mengunjungi Mujigae dan menikmati suasana K-Pop yang kental? Seluruh makanan dan minuman di sini juga cukup terjangkau, yakni berkisar Rp7 ribu-Rp70 ribu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya