Suara.com - Memiliki keragaman kuliner nusantara dengan keistimewaannya di masing-masing daerah, membuat Kementrian Pariwisata RI, memanfaatkan hal ini sebagai 'pintu masuk' bagi wisatawan mancanegara ke Indonesia.
Untuk pertama kalinya, 'Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival (WICSF)' diselenggarakan. Festival belanja dan kuliner terbesar pertama di Indonesia ini diresmikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya di Gandaria City, Jakarta Selatan.
"Ini adalah Festival belanja dan kuliner yang terbesar pertama di Indonesia, dan ini harus 'Go Global'. Kuliner itu menyumbang 32 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) kita, ini terbesar di ekonomi kreatif, mencapai lebih dari Rp320 triliun. Kuliner adalah diplomasi paling baik yang bisa dilakukan suatu negara, jika ingin wisatawan dari negara lain masuk," kata Arief dalam sambutannya saat pembukaan WICSF 2016, Selasa malam (27/9/2016) di Gandaria City, Jakarta.
Tak hanya di Jakarta, kemeriahan WICSF juga serentak digelar di 16 kota di 12 provinsi di Indonesia, yaitu Medan, Palembang, Pekanbaru, Banten, Bandung, Semarang, Solo, Magelang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Balikpapan, Samarinda dan Makassar.
Di Jakarta sendiri, ada 10 pusat perbelanjaan yang turut serta dalam penyelenggaraan WICSF, yakni Gandaria City, Emporium Pluit Mall, Kota Kasablanka, Senayan City, Pondok Indah Mall, Kalibata City Square, Central Park, Neosoho, Baywalk Mall, Kuningan Citu dan Mall@Basura.
Seluruh pusat perbelanjaan dibebaskan menentukan tema dan menggelar rangkaian acara menarik, agar bisa merangkul konsumen lebih maksimal. Seperti yang dilakukan oleh Gandaria City dengan acaranya yang bertajuk 'Indonesia Food Festival' di Piazza Gandaria City. Di sini, pengunjung bisa menikmati puluhan ragam kuliner nusantara, mulai dari masakan Padang, gudeg, mie kocok, sate ayam, batagor dan somay, serabi Solo, dan masih banyak lagi, sambil dihibur dengan kesenian dan tari tradisonal.
"Tidak hanya sajian kuliner penuh rasa, WICSF juga menggelar berbagai pameran produk lokal dan aktraksi kerajinan tangan khas daerah dan kebudayaan, demo masak, dan wisata belanja dengan penawaran diskon menarik di seluruh kota yang turut serta. Diharapkan, penyelenggaraan WICSF tahun ini bisa meningkatkan jumlah pengunjung pusat belanja hingga 20 persen dan jumlah transaksi hingga 15 persen," kata Stefanus Ridwan, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).
Tertarik menikmati lezatnya kuliner nusantara sambil berbelanja dengan diskon menarik? WICSF akan diselenggarakan selama satu bulan, di 16 kota, mulai tanggal 27 September - 27 Oktober 2016. Jadi, jangan sampai kelewatan ya!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Senin 17 Agustus, Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah 68 Orang, 213 Terluka
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
SBY Minta Maaf Absen Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ungkap Alasan Jalani Check-Up di Mayo Clinic AS
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama
-
Rupiah Lagi Berotot di HUT RI, Bergerak di Level Rp17.798
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Witch Hat Atelier Raih Penghargaan Anime Terbaik di Astra TV Awards 2026
-
Gempa Flores, Pasokan LPG dan BBM untuk Warga Dipastikan Tetap Aman
-
SBY Minta Maaf Tak Ikut Upacara HUT Kemerdekaan di Istana: Saya Pulang September
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia