Suara.com - Mengunjungi restoran yang berlokasi di pusat kesibukan Ibu Kota Jakarta, Thamrin ini, Anda mungkin tak akan menyangka ada Nasi Campur Bali di deretan menunya. Ya, restoran bernama Publik Markette besutan Ismaya Grup ini memang lebih populer dengan menu Western.
Brand Manager Publik Markette Yossico Stephanie bahkan mengatakan bahwa restoran yang dikelolanya ini juga menjagokan Nasi Campur Bali sebagai menu lokal andalannya. Menariknya lagi, lanjut dia, pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan menu masakan yang dipesannya.
"Jadi, kita sekarang lebih banyak eskplor menu Indonesia, seperti Nasi Campur Bali. Sebelumnya kan kita lebih eksplor menu Western, tapi ternyata berdasarkan survei yang kita buat, pengunjung banyak yang mengidamkan menu Indonesia di Publik Markette," ujar Yossico, beberapa waktu lalu.
Selama ini, kata dia, Publik Markette lebih dikenal dengan konsep food gallery dimana pengunjung bisa memilih sendiri hidangan pembuka, utama dan penutup.
"Tapi sekarang kita juga luncurkan konsep Ala Carte dimana pengunjung tinggal duduk manis dan memesan makanan dan minuman di meja seperti restoran pada umumnya. Ada 40-an menu ala carte yang kita tawarkan," tambah Yossico.
Salah satu menu lokal yang Philip rekomendasikan adalah Nasi Campur Bali. Masakan khas Pulau Dewata ini terdiri dari nasi putih yang disajikan bersama sate, urap sayur, sambal matah, kulit ayam crispy,dan pilihan daging sapi atau babi yang diolah dengan bumbu rempah yang gurih.
Di balik aromanya yang menggoda tersimpan kenikmatan dari perpaduan rasa gurih, pedas dan manis Nasi Campur Bali.
Menu utama lokal lainnya yang juga menjadi primadona di Publik Markette adalah Balinese Grilled Sambal Seabass. Menu ini seyogyanya adalah nasi putih yang disajikan dengan ikan seabass yang dipanggang dengan olesan bumbu pedas manis khas Bali.
Bumbu Bali begitu meresap hingga ke dalam ikan yang bertekstur lembut. Kenikmatan semakin terasa saat disantap bersama sambal matah dan urap sayuran. Philip berujar bahwa khusus untuk kedua menu lokal ini, ia sengaja menggandeng chef asal Bali yang benar-benar menguasai menu ini demi memberikan cita rasa terbaik bagi pelanggan.
Menu utama lain yang juga tak boleh Anda lewatkan saat berkunjung ke Publik Markette antara lainl PM Double Cheeseburger, Super Lord of the Bacon, Line Caught Barramundi & Squid 'En Cartoccio', Tokyo Aglio Olio, dan Kabucha Pumpkin & Sage Ravioli yang ditawarkan mulai dari Rp 75 ribu. Selamat mencoba.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo