Suara.com - Kelapa memang memiliki manfaat yang baik kesehatan. Namun, masih banyak yang belum mengetahui bahwa buah satu ini juga bisa membantu menurunkan berat badan.
Whole Foods Market telah meramalkan bahwa tahun ini, kita akan menemui segala hal tentang kelapa. Mulai dari air kelapa, kelapa untuk cookies kelapa, latte kelapa dan bahkan es krim kelapa.
Buah yang satu ini tampaknya akan sangat populer di tahun ini. Lantas, apa yang membuat kelapa diprediksi bakal populer? Berikut jawabannya dilansir Times of India.
1. Bisa memberikan energi seperti karbohidrat
Lemak jenuh dalam kelapa bukanlah lemak jenuh yang biasa. Ini adalah jenis tertentu yang dikenal sebagai rantai menengah trigliserida yang hampir tidak pernah disimpan sebagai lemak di dalam tubuh.
Sebaliknya, lemak jenuh pada kelapa memberikan energi, kurang lebih sama seperti karbohidrat, tapi tanpa menaikkan kadar gula darah, sesuatu yang karbohidrat lakukan. Bahkan, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity dan Gangguan Metabolik menyebutkan, rantai menengah trigliserida membantu dalam membakar lemak dan kalori pada lelaki, yang membuat lemak berkurang.
2. Rendah karbohidrat
Kelapa tidak kaya makronutrien. Untuk setiap 100 gram kelapa, jumlah karbohidratnya hanya 15 gram. Jika Anda ingin mengurangi karbohidrat, kelapa merupakan salah satu pengganti yang tepat.
3. Bantu membakar lemak
Meskipun kelapa memiliki kandungan karbohidrat yang rendah dan rantai menengah trigliserida di dalamnya dapat membantu membakar lemak, tapi tidak rendah kalori. Untuk setiap 100 gram kelapa, Anda mengonsumsi 354 kalori.
Ahli diet merekomendasikan bahwa dalam satu hari Anda hanya boleh memenuhi sepersepuluh dari kebutuhan kalori harian melalui kelapa. Jadi, jika Anda harus mengonsumsi 1.500 kalori per hari, Anda hanya boleh makan kelapa sebanyak 150 kalori.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Rencana Hibah Kapal Induk Bekas Italia Disorot, Pengamat Minta Pemerintah Hitung Ulang Kebutuhan
-
Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo
-
Review Serial I'm Not Afraid: Drama Misteri Meksiko yang Sangat Emosional
-
121 Juru Parkir Semarang Menunggak Setoran, PAD Rp280 Juta Terancam Melayang
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
John Herdman Kemungkinan Coret Mauro Zijlstra Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?
-
Prabowo Beri Peringatan Keras ke Perwira Baru: Makanmu Dari Rakyat!
-
Nonton Bioskop Berdua Tidak Boros! BRI Bagi-Bagi Promo Beli 1 Dapat 2 di Cinepolis
-
Perang Lagi Panas-panasnya, Amerika Serikat Krisis Rudal Lawan Iran
-
Bitcoin hingga XRP Menguat, Indeks CFX10 Melesat 1,07 Persen