Suara.com - Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh salah satu situs kesehatan, 52 persen lelaki menginginkan penis (Mr. P) mereka lebih panjang dari yang mereka miliki dan 34 persen dari mereka menginginkan Mr. P mereka lebih besar.
Mengapa lelaki sangat menginginkan hal tersebut?
Dilansir dari Times of India, hampir tidak ada yang orang yang tidak menginginkan memiliki Mr. P besar. Ya, lelaki memang selalu terobsesi dengam hal satu ini dalam hidup mereka.
Tapi sekarang, saatnya kita luruskan berbagai pemikiran tentang Mr. P, sehingga tidak ada lagi mitos seputar ukuran yang berkembang, dan lelaki tak lagi menganggap hal tersebut terlalu penting.
Berikut mitos dan fakta tentang ukuran Mr. P:
1.Mitos: semakin besar Mr. P, semakin baik yang akan Anda dapatkan
Banyak lelaki percaya bahwa semakin besar 'kejantanan' mereka, maka mereka akan semakin memuaskan perempuan. Mereka perlu tahu bahwa bagi kebanyakan perempuan, ada banyak hal yang lebih penting di luar dari ukuran .
Atau pada kenyataannya, ukuran Mr. P bahkan tidak termasuk daftar pertimbangan mereka. Banyak perempuan juga merasa, berhubungan seks dengan lelaki yang memiliki Mr. P besar justru terasa menyakitkan.
Ini juga dilaporkan oleh studi yang dilakukan pada perempuan di sebuah desa di Kenya, kebanyakan perempuan yang memiliki pasangan dengan ukuran Mr. P besar, justru melakukan perselingkuhan, karena tak tahan dengan rasa sakit yang disebabkan selama hubungan intim.
Baca Juga: Ciuman dengan Bule Prancis, Nikita Mirzani Akui Hanya Berteman
2. Mitos: Mr. P tidak bisa terlalu besar untuk vagina
Umumnya, sebagian vagina dapat 'menampung' ukuran panjang dan lebar yang berbeda, tetapi pada sebagian kasus, ketika Mr. P terlalu besar untuknya, vaginanya bisa menjadi dehidrasi atau tidak terangsang dengan cukup.
Meskipun ini bisa diatasi dengan pengobatan, namun, pastikan bahwa kondisi tersebut tidak menghambat kesenangan Anda dan pasangan.
3. Mitos 3: Seks hanyalah tentang penetrasi
Sebagian besar ujung saraf di daerah genital perempuan berada di bagian luar daripada dalam.
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa di antara perempuan berhubungan seksual, dua pertiganya melaporkan bahwa Mr. P yang lebih panjang tidak mempengaruhi orgasme mereka sama sekali, atau malah membuat mereka menjadi lebih sulit untuk klimaks.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
Terkini
-
5 Serum PDRN untuk Atasi Kulit Keriput di Malam Hari Sesuai Rekomendasi Dokter
-
LocknLock Buka Pop Up Store Tumbler Pertama di Yogyakarta, Bidik Tren Lifestyle Anak Muda
-
Urutan Skincare Malam Skintific untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Praktis Cukup 3 Produk
-
Gaji Messi 1 Detik Berapa? Cetak Hattrick untuk Argentina di Piala Dunia 2026
-
Kenapa Banyak Pemain Piala Dunia 2026 Pakai Sepatu Pink? Ternyata Ini Alasannya
-
Berebut Berkah di Malam 1 Suro: Mengapa Air Bekas Jamasan Pusaka Begitu Diburu?
-
Hada Labo Perfect 3D Gel untuk Apa? Jadi Senjata Rahasia MUA Bikin Makeup Flawless dan Awet
-
Boleh Dicuci? Ini Cara Merawat Sepatu Adidas Samba yang Benar Biar Awet
-
Akses Keuangan Meningkat, Tapi Literasi Masih Tertinggal: Tantangan bagi Anak Muda dan Disabilitas
-
Siapa yang Paling Cocok dengan Gemini? Ini 6 Zodiak yang Bisa Jadi Pawangnya