Suara.com - Saat membicarakan pernikahan, selalu ada hal tentang keuangan yang harus dibahas, karena pernikahan memang membutuhkan dana khusus. Sebelum jauh ke tahap ini, awalnya semua pasangan akan menjalani tahap perkenalan terlebih dulu. Kemudian mereka saling menyukai dan mulai memiliki rencana untuk menikah. Banyak pasangan yang sudah kejar setoran untuk sama-sama mewujudkan pernikahan yang mereka inginkan.
Jika anda dan kekasih sudah mulai memiliki rencana untuk menikah, sebaiknya mulai untuk membuat anggaran persiapan dari sekarang. Tidak perlu mengajukan pinjaman seperti ke bank terlebih dulu, anda berdua bisa memulainya dengan berhemat saat masih menjalani masa pacaran. Jika saja makan di luar setiap harinya bisa dikurangi, nonton ke bioskop tidak usah menjadi hal yang wajib, sedikit demi sedikit anda berdua bisa mengumpulkan uang untuk pernikahan nanti.
Berikut ini ada 5 hal yang sifatnya boros yang harus dihindari saat anda dan pasangan dalam tahap berpacaran dan menuju rencana pernikahan :
1. Biaya Makan Malam Selama 2 tahun, ternyata Setara harga sewa Gedung Pernikahan
Gedung pernikahan adalah suatu tempat yang sering dijadikan alternatif pilihan oleh pasangan yang akan menikah di luar tempat tinggal. Gedung pernikahan biasanya dapat disewa sesuai kebutuhan. Gedung pernikahan juga umumnya lebih luas daripada di rumah pribadi. Harga sewa gedung tergantung dari luas gedungnya itu sendiri. Untuk bisa mengumpulkan uang sewa gedung, anda dan pasangan bisa menghemat biaya makan malam. Bayangkan jika setiap makan malam harus menghabiskan Rp100.000, dan melakukan kencan untuk makan malam sebanyak 96 kali, jika dalam 2 tahun anda sudah bisa memiliki uang untuk menyewa gedung pernikahan.
2. Menghemat Biaya Nonton Bioskop, Anda bisa membeli Souvenir Pernikahan
Kegiatan kencan biasanya, anda berdua juga sering menghabiskan waktu dengan menonton film di bioskop. Berbeda bioskop biasanya berbeda juga tarif untuk menonton film di sana. Jika di estimasikan biaya nonton film ini per orang Rp50.000, dan anda dengan pasangan pergi untuk nonton 2 kali sebulan, maka selama 2 tahun biaya yang dihasilkan mungkin sudah bisa untuk membeli souvenir pernikahan.
Baca Juga: Harus Pura-pura Orgasme? Ini Dia Triknya
3. Uang Transport Untuk Kencan
Kencan juga membutuhkan biaya untuk transportasi. Jika saja anda dan pasangan sering pergi berkencan dengan menggunakan transportasi umum, dalam sebulan coba saja hitung berapa kali pergi berkencan dengan menumpang bus. Lalu rata-rata budget untuk naik bis berapa dan jika dikalikan selama 2 tahun, maka jumlahnya tentu sudah cukup banyak. Jika pasangan anda memiliki kendaraan pribadi, biaya bensin juga harus diperhatikan. Jika bisa berhemat, sudah cukup uang yang terkumpul untuk pernikahan.
4. Memperlancar Komunikasi Memerlukan Pulsa
Melakukan Komunikasi dengan pasangan kita adalah hal yang wajib yang dilakukan oleh semua pasangan. Apalagi jika anda dan pasangan menjalani hubungan jarak jauh, komunikasi ini penting untuk menentukan arah hubungan itu. Untuk berkomunikasi lewat ponsel, kita membutuhkan pulsa, baik itu pulsa paket data maupun pulsa untuk menelepon. Jika pengeluaran ini dihemat, selama 2 tahun anda bisa mengumpulkan uang untuk menyewa baju pengantin dan make up.
Berita Terkait
-
Awas Boncos! Ini 8 Biaya Tersembunyi Pesta Pernikahan yang Sering Luput dari Anggaran
-
Pernikahan Arwah: Setting Lokasi dan Tradisi Otentik dengan Nuansa Brutal
-
Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending
-
Cara Menghitung Weton Pernikahan agar Rumah Tangga Langgeng
-
Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali