Suara.com - Seringkali para karyawan lembur bekerja sampai larut malam ketika bekerja akibat dikejar deadline atau mendapat penghasilan tambahan seperti uang lembur. Padahal paginya Anda harus kembali bekerja untuk menyelesaikan pekerjaan lainnya.
Biasanya bagi pekerja yang sering lembur sangat mengharapkan hasil pekerjaan yang maksimal, namun sebaliknya, seperti mendapatkan komplain dari klien. Memang kita dituntut untuk bekerja keras, tetapi bekerja keras demi apapun alasannya itu tetaplah harus dapat mengelola waktu dengan baik.
Bagi Anda yang sering lembur bekerja, perhatikan 4 hal berikut ini :
Semua kegiatan terganggu
Bekerja lembur juga dapat mengganggu aktivitas lainnya saat esok hari Anda bekerja. Karena lembur bekerja akan menyita waktu istirahat Anda, akibatnya rasa kantuk saat bekerja tidak dapat dihindari. Mengantuk saat bekerja dapat menurunkan produktivitas Anda dalam bekerja.
Menurunkan produktifitas
Pada umumnya jam kerja yang lebih dari batas maksimal akan membuat masalah untuk keseharianmu. Batas maksimal bekerja adalah 8 jam. Jika Anda terus-menerus bekerja melebihi batas maksimal akan membuat produktivitasmu menurun. Menjadi cepat lelah, tidak fokus, bahkan bisa beresiko stroke dan obesitas.
Lembur membuat stres
Lembur bekerja akan membuatmu stres. Untuk menghindari hal tersebut sebaiknya Anda membuat skala prioritas. Maksudnya, Anda bisa membuat daftar pekerjaan apa yang harus Anda dahulukan setiap harinya. Jika sudah diatur sedemikian rupa, kemungkinan besar Anda akan terhindar dari lembur.
Kesehatan terganggu
Dalam penelitian yang dilakukan oleh The Lancet Medical Journal, menemukan bahwa orang yang bekerja 3 jam lebih lama dari seharusnya, memiliki risiko 33% lebih besar untuk terserang stroke. Jadi, pertimbangkan lagi jika ingin lembur kerja.
Lembur sesekali boleh saja asal jangan terlalu sering karena ada banyak dampak negative bagi Anda nantinya.
| Published by laruno.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
5 Cairan Pembersih Kerak Lantai Kamar Mandi, Toilet Jadi Kinclong seperti Baru
-
RANS Entertainment Bakal IPO: Cek Jadwal, Harga Sahamnya dan Cara Belinya!
-
Apakah Sepatu Skechers Memakai Kulit Babi? Simak Faktanya
-
4 Essence yang Mengandung Anti-Aging, Flek Hitam hingga Kerutan Berkurang
-
Kemampuan Bahasa Inggris Indonesia Masih Rendah, Tertinggal di Peringkat 80 Dunia
-
Menurut Feng Shui, Lukisan Sebaiknya Dipajang di Mana? Ini Lokasi yang Bisa Bikin Hoki
-
Dari Wahana Bermain hingga Workshop Kreatif, Ini Cara Baru Isi Liburan Sekolah Jadi Lebih Bermakna
-
Tak Hanya Saat Dicuci, Pakaian Ternyata Melepaskan Mikroplastik Saat Dipakai Sehari-hari
-
5 Cara Membersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar, Cocok untuk yang Malas Ribet
-
3 Skincare Retinol Wardah yang Bikin Kulit Glowing, Aman untuk Newbie Menurut Review