Suara.com - Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya mengatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura siap menggencarkan promosi pariwisata dan berbagai produk unggulan yang dimiliki Yogyakarta ke Singapura.
"KBRI siap mendukung upaya promosi (potensi Yogyakarta) di Singapura," kata Ngurah Swajaya seusai bertemu dengan Gubernur DIY Sultan HB X di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu.
Menurut Ngurah, Yogyakarta masih memiliki potensi yang cukup besar untuk menarik investasi dari Singapura. Apalagi hingga saat ini nilai investasi Singapura ke Indonesia terus meningkat secara signifikan dari 5,8 miliar US dolar pada 2015 menjadi 9,2 miliar US dolar pada 2016.
"Kami berharap kalau bisa masuk juga ke Yogyakarta," kata dia yang melakukan kunjungan ke Yogyakarta dalam rangka memperingati 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Singapura.
Selain pariwisata, menurut dia, potensi ekonomi digital yang sangat baik dikembangkan di Yogyakarta, cukup mampu menarik minat investor Singapura menanamkan modalnya ke Yogyakarta.
"Ekonomi digital itu misalnya industri animasi seperti yang telah dikembangkan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) AMIKOM Yogyakarta," kata dia.
Sementara itu, seiring dengan akan berdirinya bandara internasional di Kabupaten Kulon Progo, ia meyakini potensi wisatawan dari Singapura ke Yogyakarta akan semakin meningkat.
Gubernur DIY Sultan HB X mengatakan saat Bandara Internasional di Kulon Progo dioperasikan pada 2019, maka dua maskapai penerbangan Singapura baik "Silk Air" maupun "Singapore Airlines" akan berpotensi membawa lebih banyak wisatawan ke Kota Gudeg itu. "Kalau sekarang yang bisa masuk baru Silk Air," kata dia.
Namun demikian, Sultan berharap dengan pengoperasian bandara internasional di Kulon Progo, Yogyakarta tidak hanya sekadar menjadi tujuan atau destinasi wisata, melainkan juga sebagai tempat transit dari satu negara ke negara lain. "Misalnya dari Singapura mau ke Australia, bisa transit dulu ke Yogyakarta," kata dia. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Menag Nasaruddin Umar Ungkap Skema Wakaf Saham Masih Diperbaiki
-
KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby
-
BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik
-
Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!
-
Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia
-
4 Serum Kolagen dan Peptide untuk Wanita Usia 30 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Awet Muda
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya
-
Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap
-
PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital