Suara.com - Organisasi konservasi WWF mengajak masyarakat Indonesia khususnya pengguna ponsel pintar android untuk ikut aktif dalam memberikan penilaian dan pengawasan di wilayah konservasi bahari.
WWF mencatat, ada 165 kawasan bahari di Indonesia dengan luas sekitar 17.9 juta Ha. Sayangnya, hanya 10 persen dari kawasan konservasi tersebut yang bisa dikatakan terawat dan bebas dari sampah laut.
Melalui aplikasi ponsel pintar bertajuk Marine Buddies, WWF berharap masyarakat akan berkontribusi dengan ikut melaporkan kondisi terkini 165 kawasan bahari sembari menikmati alamnya.
"Kita bisa berkontribusi dalam berbagai bentuk, seperti melaporkan sesuatu yang tidak ramah lingkungan. Jika kita seorang diver, kita juga bisa membantu memasukkan data mengenai ikan. Itu salah indikator kesehatan karang. Aplikasi ini sangat membantu konservasi," tutur Dewi Satriani, Champaign & Mobilization Manager WWF Indonesia.
Aplikasi Marine Buddies sendiri diciptakan, karena WWF prihatin dengan banyaknya sampah laut yang ada di wilayah konservasi bahari Indonesia.
"Ada belasan juta ton sampah setiap tahun dari Indonesia dan Indonesia merupakan negara kedua penyumbang sampah laut," ungkap Trinity, seorang blogger sekaligus penulis buku kenamaan yang hadir sebagai salah satu narasumber.
Selain meluncurkan aplikasi berbasis android dan iOS, WWF didukung oleh public figure seperti Ramon Tungka, Nadine Chandrawinata, Trinity dan Devina Mahendriyani juga menggalakkan kampanye bertajuk #TemanTamanLaut.
"Mudah-mudahan, kita semua sebagai tuan rumah bumi Nusantara memberikan kontribusi yang baik bagi Indonesia," kata Ramon dalam sambungan Skype dengan pewarta.
Melalui aplikasi ini, nantinya laporan dan penilaian masyarakat akan disampaikan ke kementrian terkait seperti kementerian lingkungan hidup dan kehutanan. "Ini adalah kontribusi dari publik untuk kawasan konservasi alam," sambung Dewi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA
-
Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian
-
Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya
-
Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap
-
Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran
-
Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak
-
Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib
-
Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong
-
PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98
-
Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang