Suara.com - Kue pengantin bertingkat menjadi hal penting di hari spesial banyak pasangan. Karena itu, biasanya mereka akan mencari kue pernikahan yang terlihat istimewa, besar, banyak tingkat dan tentunya lezat.
Tapi bagaimana ya dengan kue pernikahan yang dibuat oleh seorang seniman Rachel Dyke ini? Ya, Dyke justru membuat kue pernikahan dengan ukuran super kecil, hingga kue tersebut bisa Anda genggam di telapak tangan.
Dyke, yang berbasis di Los Angeles, membuat kue pengantin skala miniatur. Uniknya, kue ini benar-benar terlihat mirip seperti kue aslinya. Bertingkat, lengkap dengan setiap detail yang ada, tapi yang membedakan kue ini tentu saja tak dapat dimakan.
Dia menggunakan polimer tanah liat, cat akrilik, potongan perhiasan dan beberapa benda lain yang ia beli di pasar loak untuk membuatnya, hingga menjadi sangat cantik. Inilah yang menjadi alasan mengapa Anda tidak dapat mencicipi kue pengantin buatannya ini.
Biasanya, klien akan mengirimkan Dyke foto kue pernikahan asli mereka, dan dia akan mengerjakannya selama beberapa waktu, karena harus membeli beberapa bahan yang ia perlukan juga.
Harga untuk miniatur kue pernikahan ini bervariasi, tergantung pada tingkat detail dan kesulitan. Namun Dyke memperkirakan biayanya antara 150 dolar AS atau sekitar Rp1,9 juta lebih hingga 200 dolar AS atau sekitar Rp2,6 juta lebih.
"Jika kue tersebut sederhana dengan detail yang sedikit, saya bisa menyelesaikannya di sore hari, tapi kue yang lain bisa membutuhkan waktu lebih lama hingga satu minggu pengerjaannya,” katanya kepada The Huffington Post.
Dyke sebelumnya bekerja sebagai dekorator kue di bawah Duff Goldman dari "Ace of Cakes". Di sinilah dia banyak belajar teknik yang dia gunakan sekarang di Goldman Charm City Cakes West di West Hollywood, California.
Baca Juga: Saat Ini, Kubu Ahok dan Anies Berebut Trending Topic di Medsos
Dia bahkan membuat versi miniatur dari kue pengantin Pangeran William dan Kate Middleton. Obsesi Dyke dengan miniatur dimulai sejak ia muda. Di usia dini, dia sangat terpesona dengan aksesoris Barbie dan kereta api mainan.
Pada usia 6 atau 7 tahun, dia mulai menciptakan miniatur pertamanya. Ketika berusia 20 tahun, Dyke mulai bergeser untuk fokus pada miniatur kue pernikahan dan sekarang ia telah menjalankan bisnis di bidang ini.
Ketika mengerjakan sesuatu dengan skala kecil, mungkin bagi sebagian orang akan terasa melelahkan. Tapi Dyke menemukan kenikmatan yang luar biasa di dalamnya.
"Mengerjakan secara akurat miniaturisasi adalah hal yang super memuaskan. Ketika orang-orang sulit membedakan miniatur dan foto asli, di situ saya merasakan hal terbaik. Saya juga sangat suka membuat karya seni untuk orang-orang. Reaksi mereka baik, orang-orang mengatakan kepada saya mereka bahkan terharu dan menangis ketika menerima kue pengantin mini mereka," ungkap dia.
Begitu banyak klien yang sudah mengantre untuk dibuatkan miniatur kue pernikahan mereka. Bahkan daftar tunggu untuk layanan Dyke mencapai dua bulan lamanya, wow!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
5 Rekomendasi Moisturizer dari Brand Lokal untuk Mencerahkan Kulit
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura