Suara.com - Di zaman seperti saat ini, banyak hal bisa dipalsukan, termasuk telur ayam yang sehari-hari dikonsumsi. Meski bukan hal baru, Anda tentu tak ingin membahayakan kesehatan karena mengonsumsi telur ayam palsu.
Saat isu mengenai telur ayam palsu menyeruak di pasar Malaysia pada 2011, asosiasi konsumen di Penang, Consumers Association of Penang (CAP), melakukan perbandingan antara telur asli dan palsu.
Menurut asosiasi tersebut, telur palsu memiliki permukaan yang lebih kasar dan berukuran lebih besar dari telur asli.
Saat itu, presiden CAP, S.M. Mohamed Idris mengatakan, kuning telur palsu berwarna lebih kekuningan. Bahkan, tidak ada tanda-tanda kalaza, yang merupakan tali kuning telur berfungsi untuk menahan kuning telur agar tetap pada tempatnya dan menjaga embrio agar tetap berada di bagian atas kuning telur.
Asosiasi ini juga mengungkapkan fakta lainnya, yaitu ketika telur rusak, bau telur asli seperti daging mentah sementara telur palsu tidak beraroma.
Karakteristik lainnya dari telur palsu adalah, ketika dikocok, akan ada suara cairan yang keluar karena tidak ada gel pemadatan di telur tersebut.
Kementerian Kesehatan menyebutkan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan dua hari lalu, bahwa kulit telur palsu terbuat dari bahan kimia seperti kalsium karbonat, sedangkan kuning telur dan putihnya terbuat dari natrium alginat, gelatin, tawas, asam benzoat, kalsium klorida, air dan komponen kimia lainnya. Penelitian ini telah dipublikasikan di The Star pada 2014. (Asiaone)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Mengenal Tengku Mansyur Chalid, Pejuang Daerah asal Siak
-
Lomba Menghias Pasar Godean HUT ke-81 RI, Jadi Wujud Syukur Pedagang
-
Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral
-
Emas 23 Kg Senilai Rp63 M Nyaris Terbang ke Hong Kong, Diselundupkan 7 WNA China
-
Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!
-
Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an
-
Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun