Suara.com - Sejak 2014 lalu isu beredarnya telur ayam palsu sempat menghebohkan Tanah Air. Tetapi sebelum di Indonesia, telur ayam palsu juga sempat dilaporkan oleh media-media di Korea Selatan dan Malaysia pada sekitar 2011 dan 2012.
Kasus terbaru terkait telur ayam palsu ini kembali terdengar di Singapura pada 24 April lalu, ketika seorang pengguna Facebook mengklaim disajikan telur ayam palsu oleh sebuah restoran di negara itu.
Laporan di media sosial ini memaksa otoritas keamanan makanan Singapura (AVA) menggelar penyelidikan dan memastikan bahwa klaim tersebut tak berdasar.
Meski demikian, peredaran telur ayam palsu tampaknya bukan isapan jempol belaka. Kabar soal telur ayam palsu sebenarnya sudah diulas media sejak awal 2000an dan diduga banyak diproduksi di Cina.
Kantor berita Xinhua pada 2005 melaporkan bahwa peredaran telur ayam palsu sudah marak di Cina sejak era 1990an. Lebih lanjut Xinhua menjabarkan bahwa ketika itu para produsen telur ayam palsu di Cina bisa memproduksi 1.500 butir per hari.
Media Amerika Serika, Time, pada 2012 menulis bahwa telur-telur ayam palsu di Cina dibuat menggunakan material berbahaya seperti sodium alginat, campuran resin dan pigmen, serta campuran parafin, serbuk gipsum, dan kalsium karbonat.
Bahan-bahan ini diketahui bisa berbahaya bagi manusia jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih.
Lalu bagaimana membedakan telur ayam palsu dari yang asli?
Menurut asosiasi perlindungan konsumen Penang, Malaysia - seperti yang dilansir Asia One, ada enam cara mengidentifikasi telur ayam palsu.
Pertama, telur ayam palsu memiliki permukaan cangkang yang lebih kasar.
Kedua, ukurannya lebih besar ketimbang telur ayam asli.
Ketiga, kuning telur palsu berwarna jauh lebih kuning ketimbang telur ayam palsu.
Keempat, tidak adanya chalaza, sebuah membran transparan yang memisahkan kuning dari putih telur.
Kelima, cobalah untuk mengocok telur sebelum dipecahkan. Jika telur ayam itu palsu, maka Anda akan mendengar suara seperti cairan di dalam cangkang. Adapun telur asli tidak akan mengeluarkan bunyi saat dikocok.
Keenam, telur ayam asli ketika dipecahkan akan mengeluarkan bau khas, seperti aroma daging mentah. Telur ayam palsu tidak memiliki bau.
Berita Terkait
-
Waspada! Harga Cabai Rawit Merah dan Telur Ayam Melejit, Sinyal Tekanan Inflasi Pangan Nasional
-
Harga Telur Ayam Turun Drastis, Pemerintah Malah Bingung
-
Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Cara Sederhana Ibu Rayakan Kemerdekaan, Lomba Hias Tumpeng di Sekolah Anak
-
Padahal RI Bisa Kaya dari Perikanan, Sayangnya Dimaling Asing
-
Jelang Salat Jumat, Prabowo Goda PKS Minta Izin Lanjut Pidato 7 Menit
-
Jepang Mengamuk, Vladimir Putih Cuek Bebek Usai Kunjungan ke Pulau Sengketa
-
PDIP Berharap Tak Ditinggalkan dalam Pembahasan RUU Pemilu
-
Surya Paloh Soal Pidato Prabowo, Optimisme Harus Disertai Realisasi dan Public Trust
-
Kebakaran Kawah Wadon Gunung Gede Capai 5,8 Hektare, Pemadaman Masih Berlangsung
-
Satu Porsi Sehari Bukan Solusi: Logika MBG di Tengah Beban Makan Keluarga
-
Promo HUT RI di Wyndham Opi Hotel Palembang, Menginap Dapat Sajian Spesial dan Mooncake Eksklusif
-
Dituduh Lecehkan Polwan, Kuasa Hukum AKBP F Ungkap Sejumlah Kejanggalan