Suara.com - Pada 2015, Prancis mengeluarkan undang-undang yang melarang para model memiliki tubuh yang terlalu kurus. Dua tahun kemudian (2017), undang-undang tersebut akhirnya mulai berlaku dan memiliki beberapa konsesi tambahan.
Model fesyen di Prancis sekarang diwajibkan mencantumkan sertifikat dari dokter untuk membuktikan bahwa mereka sehat. BBC melaporkan bahwa akan ada Body Mass Index (BMI) model khusus untuk mereka.
Di mana, ada ukuran lemak tubuh tersendiri berdasarkan tinggi dan berat badan mereka. Ini bahkan bukan lagi menjadi penentu satu-satunya untuk kesehatan model, setelah demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh para industri mode.
Agensi yang mengizinkan model bekerja tanpa sertifikat kesehatan akan dikenakan denda hampir 82.000 dolar AS dan mendapatkan hukuman enam bulan penjara.
Selain itu, semua foto yang memperlihatkan gambar model secara digital harus diberi label "retouched photograph" atau "foto yang diubah". Menurut BBC, peraturan ini akan berjalan pada 1 Oktober 2017.
Perundang-undangan tersebut dimaksudkan untuk menghindari promosi gagasan kecantikan yang tidak tepat dan mencegah anoreksia pada kaum muda, menurut sebuah pernyataan dari menteri kesehatan Prancis.
"Mengekspos kaum muda terhadap citra tubuh yang normatif dan tidak realistis, akan mengarah pada perasaan depresiasi diri dan harga diri yang rendah. Ini dapat mempengaruhi perilaku terkait masalah kesehatan," ujar Marisol Touraine, menteri urusan sosial dan kesehatan Prancis dilansir Huffington Post.
Spanyol dan Italia juga mengeluarkan undang-undang serupa mengenai model kurus pada 2006, ketika kedua negara tersebut melarang model super kurus berjalan di catwalk berdasarkan BMI mereka.
Pada 2012, Israel melarang model super kurus tanpa sertifikat kesehatan, mereka harus membuktikan bahwa mereka memiliki BMI lebih dari 18,5 (ukuran di bawah 18,5 menurut WHO dianggap memiliki berat badan terlalu rendah).
Baca Juga: Gadis Ini Pantas Dinobatkan Model Kulit Gelap Tercantik di Dunia
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Dilimpahkan ke Pengadilan, Berkas Perkara Gus Yaqut Setinggi 1 Meter Dibawa Pakai Troli
-
Profil Bek Timor Leste yang Hantam Thom Haye, Punya Kesamaan dengan Mitchell Baker
-
Penyelundupan 2,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Kalsel Digulung Bea Cukai
-
Classic Vibes! 4 Padu Padan Dress ala Gawon MEOVV yang Menarik untuk Dicoba
-
Prabowo Sebut Arab Saudi hingga Mesir Ingin jadi Pemilik Senjata Nuklir, Ada Apa?
-
Sumbang 27 Persen Luas Karhutla Nasional, Kalimantan Barat Jadi Percontohan Peta Risiko Baru
-
18 Orang Tewas Tenggelam Berenang dari Maroko ke Ceuta Spanyol, Terobos Perbatasan dengan Ilegal
-
Viral Calon Pegawai BPJS Jalan di Atas Bara Api, DPR Minta Penjelasan Resmi
-
Jumanji Open World Hadirkan Dunia Gim ke Realitas dalam Petualangan Baru
-
4 Sepatu Lari Hoka Terbaik untuk Daily Run, Empuk dan Stabil di Setiap Langkah