Suara.com - Banyak masyarakat Indonesia menjalankan puasa dengan niat beribadah sekaligus menurunkan berat badan. Agar lebih pas, bagaimana jika puasa Kamu dibarengi dengan metode diet keto?
Diet keto merupakan metode diet yang ditemukan Profesor Dr. Jeff Volek yang telah melakukan studi selama 15 tahun tentang bagaimana dampak pembatasan karbohidrat terhadap tubuh manusia. Diet keto menekan konsumsi karbohidra dan gula, namun memperbanyak konsumsi lemak.
Senada dengan diet keto, puasa juga dipercaya dapat memicu metabolisme seseorang menuju kondisi yang disebut ketosis.
Kamu dapat mengikuti diet keto atau ketogenik selama berpuasa dengan membatasi asupan karbohidrat sebanyak 10-50 g karbohidrat dalam sehari, dan mendapatkan sumber tenaga utama dari keton atau lemak.
Diet keto juga memangkas konsumsi glukosa. Jadi ketika jam buka puasa tiba, takjil manis dapat diganti dengan air putih, buah alpukat, stroberi, dan yoghurt berukuran kecil.
Ketika sahur dan berbuka, sebaiknya siapkan menu makanan dengan bahan dasar santan, ikan, daging dan telur serta tetap fokus untuk menurunkan atau menghindari konsumsi karbohidrat dan makanan dengan kadar gula tinggi.
Saat menjalani diet keto sambil berpuasa, kamu akan mendapati tubuh memasuki empat fase. Fase pertama, kadar gula akan menurun hingga membuat jantung berdegup lebih perlahan. Efek samping yang biasa dialami adalah terasa pusing, mual hingga mulut berbau khas. Hal tersebut biasa dialami pada hari pertama dan kedua.
Fase kedua, akan terjadi proses detoksifikasi di mana lemak sudah mulai dipecah dan menjadi tenaga. Proses ini menyebabkan badan dan kulit lebih berminyak. Fase kedua biasanya muncul sejak hari ketiga hingga ketujuh saat melakukan program diet keto.
Fase ketiga atau memasuki hari kedelapan hingga hari ke 15, tenaga terasa lebih meningkat dan pikiran lebih jelas. Namun, dalam beberapa kasus, proses detoksifikasi juga membuat sel-sel mati dan rusak dikeluarkan dan berlaku rasa sakit pada fase ini.
Fase terakhir atau keempat, badan akan mulai terbiasa dengan diet keto dan berpuasa. Meski proses pemulihan masih berlaku, namun pernafasan menjadi lebih baik dan kualitas darah meningkat. (Foodketo)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Fakta Baru Kematian Eks Istri Polisi di Medan: Keluarga Temukan Luka, DPR Siap Kawal
-
Perbedaan Sifat Virgo Agustus dan September, Mana yang Lebih Ambisius?
-
Tune In to the Midnight Heart Season 2 Rilis 2027, Hadirkan 2 Karakter Baru
-
Pilu! TKW Asal Tulungagung Tertipu Modus Asmara, Kerugian Capai Rp622 Juta
-
Review Deep Water: Kendati Klise, Film Serangan Hiu Selalu Seru Ditonton!
-
Ketika Oposisi Mati, Akademisi Turun Gunung: Lahirkan Kabinet Bayangan Demi Selamatkan Demokrasi
-
Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026
-
Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar
-
Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah
-
30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA