Suara.com - Banyak orang mencoba memiliki badan yang langsing serta ideal dengan menjaga asupan makanan. Namun, jika selama ini Anda mengira makanan yang dikonsumsi sehat, padahal tidak sehat.
Anda bisa memercayai pemasaran makanan dengan nilai nominal, label nutrisi akan mudah dibaca dan panduan diet FDA akan diperbarui dengan penelitian terbaru. Sayangnya, kita harus bekerja lebih keras untuk mengetahui apakah makanan tertentu atau tren makanan itu sehat.
Michelle Vartan dan Hillary Eaton membedah empat makanan "sehat" yang berbeda, yang mungkin Anda konsumsi setiap hari yang bisa buruk untuk Anda.
Dengan memeriksa studi yang kontradiktif dan laporan terbaru, Vartan dan Eaton mencoba memberikan tips tentang cara paling sehat untuk mengonsumsi makanan yang Anda sukai, seperti dilansir dari Livestrong:
Camilan berprotein dan buah kering
Camilan berprotein selalu diyakini sehat, padahal bisa mengandung dua kali jumlah lemak dan karbohidrat dari camilan biasa.
Pun begitu dengan buah kering yang sudah mengalami proses pengawetan. Ketika makan buah kering, Anda justru menambah banyak kalori untuk tubuh.
Yogurt
Yogurt dalam bentuk apapun merupakan sumber kalsium dan vitamin D. Namun, beberapa merek yogurt mengandung banyak lemak dan gula. Jadi, pastikan Anda memilih yogurt kualitas baik.
Salad dressing
Bagi Anda yang gemar makan salad, hindari penggunaan salad dressing, meski telah dilabeli sehat. Pasalnya, makanan apapun yang dimasukkan ke dalam kemasan tinggi natrium.
Untuk mengatasinya, Anda bisa membuat salad dressing sendiri dari campuran cuka, perasan lemon, dan bumbu-bumbu seperti lada, kunyit dan biji sawi.
Sushi
Sushi selalu dianggap sebagai salah satu jenis makanan sehat. Meski berukuran kecil, satu gulungan sushi ternyata mengandung lebih dari 500 kalori.
Karena itu, Anda harus menghindari jenis sushi modifikasi yang menambahkan krim keju, keju parut, atau saus mayo pedas bila tidak ingin menambah kalori.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya