Suara.com - Ziarah ke makam menjadi salah satu kegiatan setelah perayaan Hari Raya Lebaran. Termasuk, Maqom Habib Hasan bin Muhammad Al-Haddad (Mbah Priok) di Koja, Jakarta Utara, yang menjadi destinasi ziarah.
Peziarah pun datang silih berganti di makam yang sudah menjadi cagar budaya ini.
Seperti Ali (46), yang berangkat dari Subang, Jawa Barat, subuh tadi untuk sengaja berziarah ke tempat ini. Makam Mbah Priok ini merupakan destinasi yang sudah lama dia ingin sambangi. Namun, baru kali ini Ali berjodoh.
Dia datang bersama keluarganya. Ada sekitar 15 orang yang ikut dalam perjalanan kali ini. Mereka berangkat dari rumah ke tempat ini menggunakan dua buah mobil berplat nomor T.
"Memang kami biasa ziarah ke mana-mana, ke Cianjur, ke Pamijahan, kami punya daftarnya. Nah baru kali ini bisa mampir," kata Ali, Rabu (28/6/2017).
Sama halnya Indriawati (39) yang berasal dari Sepatan, Tangerang. Dia bersama rombongannya ikut wisata religi yaitu berziarah ke sejumlah makam yang digalang oleh tetangganya.
Indriawati bersama suami dan anaknya diharuskan membayar Rp350ribu per kepala untuk rangkaian perjalanan ini. Dia tidak ingat jumlah rombongannya, yang dia ingat rombonganya dibawa pakai dua bus besar.
"Rombongan berangkatnya kemarin malam. Pertama ke Cirebon, terus ke Tasikmalaya. Nah pulangnya mampir ke sini (Makam Mbah Priok)," ujar dia.
Tidak hanya orang yang berasal dari luar Koja, warga sekitaran Makam Mbah Priok juga menyempatkan diri untuk berziarah ke tempat ini.
Leni (32) misalnya, yang hari ketiga Lebaran ini menyempatkan berziarah ke makam Mbah Priok. Dia baru ke tempat ini, sekarang, setelah berziarah ke makam keluarganya di hari hari kedua lebaran, kemarin.
"Ini baru sempat sekarang. Memang saya biasa ziarah ke sini. Saya juga rutin mengaji di sini setiap malam jumat," kata warga Jalan Melati VI, Koja, Jakarta Utara ini.
Pengamatan suara.com di lokasi, warga yang datang berziarah ke tempat ini tidak menghabiskan waktu terlalu lama. Saat mereka datang, mereka langsung ke Makam dan berdoa.
Setelah itu, mereka menyempatkan mampir ke mata air yang ada di sekitar makam untuk sekadar cuci muka atau meminumnya. Sesekali, para peziarah menyempatkan diri untuk mengabadikan momen perjalannya dengan kamera telepon seluler mereka.
Secara keseluruhan, peziarah yang datang hanya menghabiskan kurang dari satu jam di tempat ini. Setelah mengaji, rombongan peziarah melanjutkan perjalanan mereka.
Salah satu pengurus makam, Firman, mengatakan, peziarah mulai ramai setelah makam ini dijadikan cagar budaya. Peresmiannya dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Maret tahun ini. Ahok menyerahkan surat keputusannya kepada salah satu keturuhan Mbah Priok, Habib Abdullah 'Sting'.
Firman sudah sejak 2010 mengabdi di makam ini. Dia juga merupakan salah satu santri dari yayasan yang mengelola makam ini. Sambil mengurus makam, sesekali Firman berjualan buku sejarah makam untuk sekedar menghilangkan bosan.
"Ini selalu ramai, 24 jam malah. Banyak yang ziarah, ngaji di sini. Nggak cuma Sabtu-Minggu, hari biasa juga ramai. Apalagi kalau ramai. Tapi yang paling ramai pas puasa kemarin. Itu peziarahnya banyak sekali," tuturnya.
Firman menganggap salah satu yang membuat peziarah banyak datang ke makam ini adalah fasilitas yang mulai dibenahi ketika makam ini berubah status jadi cagar budaya. Dengan status itu, makam tersebut mulai diperbaharui.
"Semuanya di sini gratis. Mau kencing, buang air besar, mandi, gratis. Bus parkir gratis. Mau mandiin bus juga gratis. Cuma makanan aja yang beli," selorohnya.
Firman mengaku senang membantu mengurus makam ini. Selain mengaji, di tempat ini dia bisa berbakti dan beramal baik. Namun, ada saja yang dia kesalkan ketika peziarah mulai ramai.
Kekesalannya itu, kata Firman, muncul ketika ada peziarah yang datang dan memasukan alas kakinya ke area makam, dan membuang sampah sembarangan.
"Nah kalau ada yang pakai sendal ke dalam makam sama buang sampah sembarang, itu paling ngeselin. Padahal di depan sudah ada tulisannya dilarang memakai alas kaki. Paling saya ingetin lagi," cerita Firman.
Sekadar informasi, luas makam ini mencapai 3,4 hektare yang dibagi menjadi dua ruangan besar. Di bagian depan, ruangan yang berhadapan dengan pintu masuk. Di tempat ini terdapat kolam yang dipercaya mengalirkan air berkah.
Setelah ruangan pertama tadi, ada pintu yang memisahkan untuk menuju ruangan ke dua. Di ruangan ke dua terdapat ruangan makam. Makam sendiri dibuatkan kamar khusus. Di kamar itu berisi beberapa makam.
Sementara di luar kamar untuk makam tersebut di sedaiakan ruangan luas untuk peziarah melakukan doa.
Baca Juga: Bawang Putih Dilarang Dipakai di Kerajaan Inggris, Mengapa?
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
3 Warna Lipstik yang Bikin Wajah Awet Muda dan Segar, Jangan Salah Pilih!
-
Tata Cara Bayar Zakat Fitrah, Berapa Besarannya?
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BRI untuk Lebaran 2026, Simak Syarat dan Jadwal Lengkapnya
-
Berapa Zakat Mal yang Harus Dibayar? Ini Hitung-Hitungannya
-
Manhattan Hotel Jakarta Hadirkan Sajian Berbuka Puasa dengan Promo Pay 1 Get 2
-
Cara Daftar Tukar Uang Baru Online di HP Lewat PINTAR BI, Lengkap dengan Jadwalnya!
-
6 Pelembap Wardah yang Ampuh untuk Kulit Kering dan Kusam Usia Matang
-
3 Sunscreen Viva untuk Lindungi Wajah dari Flek Hitam, Cocok di Kantong Ibu Rumah Tangga
-
Beda Pendidikan Jefri Nichol vs Zahwa Massaid yang Diduga Pacaran
-
7 Shio yang Diprediksi Banjir Rezeki dan Sukses di Tahun 2026