Suara.com - Sekarang banyak supermarket yang menjual buah dan sayuran yang sudah dipotong-potong. Sayuran sudah dikelompokkan sehingga memudahkan Anda dalam memasak sayur, seperti sayur sop, sayur asem, sayur lodeh, dan lainnya.
Buah juga sudah dipotong-potong kecil, sehingga Anda hanya tinggal memakannya. Tentu, ini sangat memudahkan Anda di tengah kegiatan Anda yang sangat banyak. Namun, apakah sayur dan buah yang sudah dipotong di supermarket masih baik untuk dibeli?
Buah dan sayuran yang sudah dipotong-potong memang memudahkan pekerjaan Anda, namun di sisi lain tentu mempunyai kualitas yang berbeda dengan yang belum dipotong. Berikut beberapa alasan yang dihimpun hellosehat.com mengapa sayur dan buah yang sudah dipotong tidak sebaik sayur dan buah yang belum dipotong.
1. Sudah tidak segar
Kesegaran sayur dan buah yang sudah dipotong dan belum dipotong tentu berbeda. Pemotongan sayuran dan buah-buahan dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel dalam sayur dan buah. Sehingga, hal ini dapat mengakibatkan terjadinya perubahan warna, rasa, tekstur, dan kelembaban sayur dan buah.
Kandungan air dalam sayur dan buah yang sudah dipotong tentu bisa menguap, sehingga akan mengurangi kelembabannya. Hal ini juga dapat mengurangi umur simpan sayur dan buah.
Wortel yang sudah dipotong kecil-kecil tentu tidak bisa disimpan dalam waktu yang lama dibandingkan dengan wortel yang sudah dipotong. Kentang yang sudah dipotong juga bisa mengalami perubahan warna menjadi kecokelatan. Dan, perubahan lainnya yang bisa terjadi.
2. Kandungan gizinya sudah sedikit hilang
Pemotongan sayur dan buah juga dapat menghilangkan sedikit kandungan gizinya. Kehilangan kandungan air setelah pemotongan dapat mengganggu keseimbangan asam atau basa dalam beberapa sayuran dan buah, sehingga bisa menghilangkan kandungan nutrisinya.
Beberapa vitamin dan mineral yang tidak tahan panas juga bisa menguap setelah sayur dan buah dipotong, seperti vitamin C.
3. Berisiko terkena kontaminasi
Sayur dan buah yang telah dipotong tentu menyimpan mikroorganisme dalam jumlah lebih tinggi dibandingkan dengan sayuran dan buah yang masih utuh. Pemotongan sayur dan buah serta suhu selama penyimpanan dapat menyebabkan jumlah mikroorganisme aerobik mesofilik meningkat.
Walaupun sayur dan buah yang sudah dipotong ditempatkan dalam wadah yang kedap udara, namun proses selama pemotongan dapat meningkatkan jumlah mikroorganisme yang terkandung di dalamnya.
Proses pemotongan dengan pisau, penempatan sayur dan buah dalam wadah, kontak sayur dan buah dengan tangan yang menangani, dan proses lainnya tentu meningkatkan risiko sayur dan buah untuk terpapar mikroorganisme. Mikroorganisme dalam sayur dan buah ini dapat mengubah warna, rasa, dan tekstur sayur dan buah.
Saran
Membeli sayur dan buah yang sudah dipotong memang dapat memudahkan Anda dalam mengolah atau memakannya. Namun, pemotongan dapat menurunkan kualitas sayur dan buah.
Untuk itu, sebaiknya belilah sayuran dan buah-buahan secara utuh dan kemudian Anda bisa mengupas atau memotongnya di rumah. Membeli sayuran dan buah-buahan yang utuh juga dapat memberikan Anda kebebasan kapan Anda ingin menggunakannya karena umur simpannya lebih lama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
7 Bedak yang Cocok untuk Kulit Berminyak dan Tahan Lama, Pori-pori Tersamarkan
-
5 Urutan Skincare Glad2Glow Pagi yang Benar agar Kulit Sehat dan Glowing Maksimal
-
7 Aplikasi Rasionalisasi UTBK-SNBT Gratis, Ukur Peluang Lolos Kampus Impian
-
Kapan Penutupan Pendaftaran SNBT 2026? Cek Cara Daftar dan Dokumen yang Dibutuhkan
-
Urutan Skincare Malam Basic yang Benar untuk Pemula, Kulit Auto Cerah di Pagi Hari
-
Bagaimana Cara Memilih Parfum Sesuai Kepribadian? Ini 5 yang Cocok untuk Si Energik
-
Urutan Skincare Pagi untuk Remaja, Cek 6 Rekomendasinya yang Cocok Buat Anak Sekolah
-
Bagaimana Cara Memakai Foundation agar Tahan Lama? 5 Produk Ini Nempel Seharian
-
Mengenal Nafta Minyak Bumi, Biang Kerok Harga Plastik Naik Drastis
-
5 Parfum Pria Kalem yang Tahan Lama dari Brand Lokal