Suara.com - Apakah perlu diingat bahwa Anda bisa melakukan segalanya dengan benar dan masih tidak mendapatkan pekerjaan. Hal ini dapat saja terjadi meskipun Anda telah menunjukkan potensi dan kepercayaan diri yang tinggi saat wawancara namun masih kalah bersaing dengan calon kandidat lainnya.
Jika Anda telah menentukan bahwa posisi itu cocok dan Anda melakukan yang terbaik Auntuk mengesankan pewawancara, maka cara terbaik yang bisa Anda lakukan adalah mengejar sebanyak mungkin cara dengan pendekatan efektif yang sama.
Penolakan sebenarnya dapat menjadi hal yang baik dalam jangka panjang. Jika perusahaan tidak berpikir Anda adalah kandidat terbaik untuk pekerjaan itu, mungkin pekerjaan tersebut tidak cocok untuk Anda. Daripada menghabiskan terlalu banyak waktu menyesali pekerjaan yang Anda tidak dapatkan, beralih ke kesempatan berikutnya. Cepat atau lambat Anda akan menjadi kandidat disukai di sebuah perusahaan.
Cara 'Move On'
Belajar dari pengalaman yang sulit ini dan memperbaiki teknik pencarian kerja Anda, penting untuk juga untuk direnungkan semua aspek pencarian kerja Anda dan proses wawancara. Jika Anda mengalami kesulitan, cari tahu mengapa Anda tidak bisa diterima, minta masukan dari seorang konselor karier, teman atau koneksi profesional di industri yang Anda minati.
Jika Anda tidak bisa mendapatkan kesempatan wawancara berikut adalah beberapa faktor untuk mengevaluasi:
1. Apakah Anda berpakaian dengan tepat? Kesan pertama menjadi hal penentu dan jika Anda tidak mengenakan wawancara pakaian yang sesuai itu bisa menjauhkan kesempatan Anda mendapatkan pekerjaan bahkan sebelum Anda masuk ke ruang wawancara.
2. Apakah Anda tepat waktu dan sopan kepada semua orang yang Anda temui? Tata krama dan terlambat untuk wawancara atau kasar kepada resepsionis dapat menjauhkan kesempatan Anda mendapatkan pekerjaan. Pastikan Anda menyadari benar etiket wawancara kerja sebelum Anda melakukan wawancara.
3. Apakah Anda menyampaikan antusiasme untuk pekerjaan sepanjang wawancara? Semua hal yang sama, perusahaan akan mempekerjakan kandidat yang paling termotivasi yang mereka pikir akan menginvestasikan energi paling dalam pekerjaan.
4. Apakah Anda melakukan penelitian kepada perusahaan? Apakah Anda meluangkan waktu untuk mencari tahu sebanyak mungkin informasi tentang perusahaan dan pekerjaan yang Anda sedang Anda incar? Perusahaan mengharapkan Anda untuk melakukan pekerjaan rumah Anda.
5. Apakah Anda siap untuk wawancara? Apakah Anda siap untuk menjawab pertanyaan wawancara? Apakah Anda memiliki daftar pertanyaan yang nantinya akan diberikan oleh pewawancara?
| Published by Karirpad.com |
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Tembus Tembok Retail Modern: Cara UMKM Jakarta Barat Naik Kelas dari Lokal ke Global
-
5 Shio Paling Hoki Besok 14 Januari 2026, Ada Ular dan Monyet
-
7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
-
5 Body Lotion Kolagen untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Kenyal dan Sehat Terawat
-
5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
-
Bikin Cuan Ngalir Terus, Ini 7 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan untuk Dekorasi Rumah
-
16 Januari 2026 Libur Isra Miraj, Ini Amalan yang Bisa Dilakukan Umat Islam
-
4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
-
Bukan Buka Luka Lama, Psikolog Ungkap Pentingnya Aurelie Moeremans Tulis Pengalaman Traumatiknya
-
Viral Kisah Pilu Aurelie Moeremans, Ini Ciri Pelaku Child Grooming yang Perlu Diwaspadai