Nama Luo Dengping terkenal sebagai satu-satunya “perempuan laba-laba” yang mendaki tebing setinggi 100 meter tanpa peralatan keselamatan apapun untuk hiburan wisatawan di Provinsi Guizhou, China.
Memanjat tebing dengan ketinggian ratusan meter memang sudah menjadi tradisi di kalangan masyarakat Miao di masa lampau, di Cina Barat Daya . Mereka mengembangkan keterampilan tersebut sebagai bagian dari tradisi penguburan, mengangkat peti mati kerabat melalui tebing dan menempatkannya di gua-gua kecil atau hanya menggantungnya di tebing, seperti suku Toraja di Indonesia.
Melansir laman Odditycentral, hingga kini warga Miao masih terus mendaki tebing-tebing yang disebut Ziyun, guna mengumpulkan tanaman obat langka untuk menyembuhkan penyakit asma dan rematik.
Namun, saat ini hanya ada beberapa orang yang masih menjalankan praktek ini. Luo adalah satu-satunya perempuan pemanjat tebing ini.
Luo belajar dengan memanjat tebing dekat desanya, Getuhe, saat berusia 15 tahun. Awalnya dia memang sering ketakutan. Namun, lama kelamaan dia menyempurnakan kemampuannya dan akhirnya mampu memanjat batu raksasa tanpa menggunakan apa-apa selain tangan dan kakinya.
Luo Dengping meninggalkan desa dan menjadi pekerja migran di lokasi konstruksi di Guangzhou. Dia kembali pada tahun 2000, menikahi seorang penduduk desa dan harus memiliki anak.
Untuk mendukung suaminya, yang mengendarai truk pengangkutan untuk mencari nafkah, dia sesekali mendaki tebing terdekat untuk mencari tanaman obat untuk dijual.
Di tahun 2015, pemerintah daerah memutuskan untuk mempromosikan gunung karst tersebut sebagai objek wisata, dan mulai mempekerjakan “manusia laba-laba” untuk mempraktikkan keterampilan mereka dengan tujuan hiburan.
Luo yang berusia 37 tahun menjadi satu-satunya “perempuan laba-laba” dalam sebuah tim yang terdiri dari lima manusia laba-laba. Miao memamerkan keterampilan dan keberaniannya di depan turis, dua kali per hari.
"Tidak terlalu buruk, karena kawasan wisata bisa ditempuh dengan berjalan kaki, jadi saya bisa mengurus anak-anak saya," kata Luo kepada Shanghai Daily.
"Mereka juga menyediakan makan siang untuk kami, ini bagus. Saya ingin anak-anak saya terus sekolah." tambahnya.
Suara.com -
Berita Terkait
-
Menpora Dukung FPTI Bentuk Tim Pencari Fakta Demi Wujudkan Keadilan Bagi Atlet
-
Kasus Pelecehan Seksual di Panjat Tebing, Yenny Wahid Bentuk Tim Pencari Fakta
-
Geram Atlet Jadi Korban Pelecehan, Erick Thohir: Jahanam!
-
Menpora Tegas soal Kasus Atlet, PERBASI Minta Pelaku Dihukum Setimpal
-
Bongkar Bentuk Kekerasan Seksual Eks Pelatih Panjat Tebing, Bareskrim: Meraba hingga Persetubuhan
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Jadwal Operasional Kantor Pos dan Ekspedisi Pasca Lebaran 2026
-
Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari dan Tata Caranya
-
5 Contoh Sambutan Halal Bihalal RT Lebaran 2026: Singkat, Sopan, dan Menyentuh Hati
-
11 Kontroversi Irawati Puteri Penerima LPDP, Diduga Kerja Tanpa Lisensi
-
5 Rekomendasi Tablet dengan SIM Card Murah 2026, Cek di Sini!
-
Viral Video Pawai Takbiran Azab Korupsi MBG di Lombok, Ada Siksa Kubur
-
Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Puasa Syawal 2026 Mulai Kapan? Ini Beda Jadwal Muhammadiyah dan Pemerintah
-
Teh Novi Curhat Alami Rambut Rontok Parah Pasca Operasi Bariatrik, Ini Sebabnya!
-
4 Cara Menyimpan Sisa Opor dan Rendang agar Tidak Basi Sampai Besok