Penipuan modus menerima lamaran. [coconut bangkok]
Seorang lelaki bernama Boonchuay Moontham mengalami nasib sial. Ia dikelabui oleh tunangannya yang membawa kabur duitnya sebesar Rp 12 juta.
Awal pertemuan lelaki dengan perempuan bernama Arisa ini saat keduanya bertemu di sebuah pasar di daerah Nava Noakorn, Thailand.
Keduanya saling jatuh cinta pada pandangan pertama. Tak lama Arisa langsung mengenalkan Moontham kepada orang tuanya. Tampaknya Arisa tak mau berlama-lama menjalin hubungan dengan Moontham.
Saat bertemu keluarganya, sang keluarga membuat permintaan mengejutkan pada Moontham. Pihak keluarga lantas meminta untuk melamar Arisa jika ingin terus berkencan dengannya.
"Saya menawarkan uang sekitar Rp 8 juta, tapi ibunya menginginkan uang sekitar Rp 20 juta. Jadi saya menerima namun akhirnya hanya menarik uang sekitar Rp 12 juta dari rekening bank milik saya. Kami pun akhirnya bertunangan pada 24 September," ujar Moontham.
Namun tepat sehari setelah tunangan, sikap Arisa benar-benar berubah. Ia tak pernah muncul lagi dan hanya akan berbicara kepada Moontham melalui telepon atau chatting Line.
Selain itu, Moontham juga dijanjikan oleh keluarga Arisa bisa pindah ke rumah mereka setelah pertunangan tapi ternyata hal tersebut hanyalah isapan jempol belaka.
Parahnya lama kelamaan, Arisa mulai tak ada kabar. Ia kabur dengan meninggalkan Moontham bersama dengan uang tunangan yang telah ia berikan.
Tak ambil pusing, Moontham langsung melaporkan kejadian ini ke polisi setempat. Dan kini polisi tengah menyelidiki keberadaan Arisa dan berbicara kepada ibunya untuk memfasilitasi penyelidikan.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura