Suara.com - Operasi plastik ternyata sangat diminati perempuan di Indonesia. Biasanya, tindakan bedah ini dilakukan di bagian wajah, badan, hingga bokong untuk meningkatkan rasa percaya diri para kaum hawa.
Menurut dr. Aditya Herwandar Sastrasupena, SpBP-RE dari Bamed Plastic Surgery, salah satu operasi plastik yang paling sering dilakukan perempuan di Indonesia adalah implan payudara. Dengan metode ini, perempuan bisa merasa lebih percaya diri karena payudaranya lebih besar dan terbentuk sempurna.
"Implan payudara masih nomor satu di Asia, bahkan di Indonesia. Karena katanya, perempuan Asia payudaranya cenderung lebih kecil," ujar dia pada temu media di Jakarta, Rabu (19/10/2017).
Ia menjelaskan, operasi pembesaran payudara melalui metode implan memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya, kata dia, proses operasi cenderung lebih cepat dilakukan dan hasilnya langsung bisa dirasakan oleh pasien.
"Karena kita memasukkan benda asing ke tubuh, risiko komplikasinya menjadi lebih besar. Komplikasi umumnya risiko infeksi, kalau khusus ada risiko tubuh menolak implan. Jadi ada grade 1-4, kalau grade 1 tubuh membentuk kapsul tebal tapi tidak terasa nyeri, kalau grade lebih tinggi kapsul makin terlihat dan rasa nyeri muncul," tambah dia.
Jika sudah muncul komplikasi di atas, dokter akan mengeluarkan implan tersebut dan menggantinya dengan yang baru. Pemasangan implan juga ada masa kadaluarsanya. Dokter Adit menyebut implan payudara harus diganti setiap 10-15 tahun sekali.
“Memang banyak informasi menyesatkan seputar implan, ada yang bilang bisa meledak kalau di tekanan udara tinggi seperti pesawat. Tapi dengan kemajuan di bidang kedokteran, implan yang ada sekarang tentunya memiliki kualitas yang lebih baik dan aman," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
3 Warga Negara Israel Diduga Anggota IDF Berprilaku Kasar di Bali
-
UEA Bekukan Transaksi Iran, Harga Minyak Capai Level Tertinggi 4 Pekan Terakhir
-
Miris! 9 Perempuan Disandera di Distrik Jila Mimika, Mayoritas Pelajar SD dan Ada yang Hamil Muda
-
Temui Korban Gempa NTT, Purbaya: Presiden Prabowo Tidak Melupakan Kondisi Masyarakat
-
Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?
-
Pukul Pacar, Dokter di Bali Ditetapkan Tersangka dan Ditahan
-
Ramalan Shio Hari Ini 20 Agustus 2026 Lengkap: Keputusan Besar Menanti, Siapa Paling Hoki?
-
Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan
-
Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026
-
Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya