Suara.com - Ruins of St.Paul dan Senado Square adalah dua tempat wisata populer di Macao untuk para wisatawan. Tetapi, tahukah Anda, di kawasan tersebut ada sebuah restoran yang telah mendapatkan penghargaan tertinggi di dunia kuliner, Michelin Star, selama tiga tahun berturut-turut sejak 2013.
Terletak di Rua do Campo, Wong Kun Sio Kung adalah tempat makan yang tidak boleh dilewatkan bagi para traveler yang mengunjungi Macao.
Pemilik restoran ini, Chiang Kun Mun telah berpengalaman sebagai koki andal selama 30 tahun. Ia juga mendalami teknik pembuatan mie tradisional dengan menggunakan bambu. Tak heran jika menu mie bambu di Wong Kun Sio Kung menjadikan restoran ini dianugerahi Michelin Star.
Siang itu, saya dan teman-teman media yang diundang oleh Macao Goverment Tourism Office mengunjungi tempat ini untuk makan siang setelah berjalan kaki mengelilingi kawasan heritage di Macao. Di sini, Anda juga tidak bisa melakukan reservasi. Jadi silakan langsung datang saja.
Di dinding restoran, terdapat foto-foto selebriti yang pernah menyambangi tempat ini. Kebanyakan mereka adalah artis-artis dari Hongkong. Kami pun langsung memesan menu-menu andalan yang mendapatkan Michelin Star. Ada Shrimp Roe Stir Noodles (mie goreng dengan taburan ebi), Sea Crab Congee (bubur kepiting), Curry Sea Crab (kari kepiting) dan Deep-fried Whitebait with Spicy Salt (ikan goreng merica garam).
Sebenarnya kami belum terlalu lapar. Jadi, kami putuskan untuk memesan dua porsi mie saja untuk dimakan ramai-ramai. Tak lama, dua porsi mie goreng pun tersaji di meja. Ternyata ukurannya tidak terlalu besar. Mie disajikan dengan taburan ebi di atasnya. Ditambah dengan bumbu ebi di mangkuk terpisah dan dilengkapi dengan kuah kaldu. Biasanya kuah kaldu yang disajikan mengandung babi. Tetapi, Anda bisa meminta kuah kaldu yang tidak mengandung babi.
Cara memakannya, Anda harus mencampurkan bumbu ebi dengan mie. Jika suka, tambahkan kuah kaldu saat memakannya. Rasa mie goreng dengan taburan ebi ini memang lezat. Mie bambu dengan tekstur kecil dan tipis yang diolah dengan telur bebek ini memang memanjakan lidah. Ditambah dengan taburan ebi, menghasilkan rasa gurih yang pas. Tak heran jika akhirnya kami menambah tiga porsi mie lagi.
Masakan kedua yang saya coba adalah bubur kepitingnya. Direbus selama tiga jam dengan kerang dan kembang tahu, ditambah dengan daging kepiting di dalamnya, bubur ini buat saya juaranya. Di dalam bubur juga terlihat butiran-butiran telur kepiting yang menambah kelezatan rasa bubur ini. Tentu aja Anda harus ‘berjuang’ sedikit jika ingin memakan bubur dengan kepiting karena Anda harus membuka kulit kepitingnya terlebih dahulu. Jangan khawatir, disediakan pembuka kepiting kok.
Rasa ikan gorengnya juga tidak kalah enak dengan dua menu di atas. Digoreng crispy, daging ikan terasa lembut dan gurih. Cocok untuk camilan sambil menyantap hidangan yang lain. Terakhir adalah kari kepiting. Dibanding dengan bubur kepiting, perpaduan kuah kari dengan kepiting menghasikan rasa yang lebih kaya dengan sensasi rasa sedikit ’pedas’ dari potongan bawang bombai dan paprika hijau di dalamnya.
Tidak salah jika menu-menu ini menjadikan Wong Kun Sio Kung sebagai penerima Michelin Star selama tiga tahun berturut-turut. Jadi, jangan lupa berkunjung ke restoran yang satu ini jika kalian ke Macao.
Berita Terkait
-
HyunA Pingsan di Panggung Waterbomb Macao 2025, Minta Maaf dan Janji Jaga Kesehatan
-
Sasar Wisatawan Indonesia, Makau Tawarkan Ragam Wisata Keluarga
-
Rayyanza Goyang Gemoy saat Makan Ikan Goreng, Lucu Kayak Uget-Uget: Emang Boleh ya Segemas Itu?
-
10 Negara Terkaya di Dunia 2023, Ada Anggota ASEAN, Indonesia?
-
Sekilas Mirip Ikan Asin, Lauk yang Disantap Rayyanza Diduga Impor dari Jepang?
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?