Suara.com - Banyak teori tentang posisi seks terbaik bila Anda ingin segera hamil. Namun, apakah hal tersebut hanya omong kosong saja?
Nyatanya, situs BabyCentre mengutarakan argumen kuat mengapa posisi seks missionaris dan doggy style, merupakan dua posisi bercinta yang paling manjur dalam penetrasi.
Itu terjadi karena konsepsi akan semakin maksimal bila penetrasi terjadi lebih dalam dan sperma langsung masuk ke serviks. Hasil pemindaian yang dilakukan oleh BabyCentre menunjukkan bahwa dua posisi tersebut cukup dalam dan memungkinkan bagi penis untuk langsung mencapai serviks.
Penelitian dan pemindaian sendiri dilakukan oleh tim peneliti dari CMC Beau Soleil di Prancis pada pasangan untuk melihat seberapa mungkin penis mencapai serviks.
Meski begitu, Direktur Layanan Infertilitas Di Cleveland Clinic, Ohio, Dr James Goldfarb, mengatakan bahwa perempuan tidak perlu khawatir tentang posisi. "Sangat jarang serviks perempuan berada pada posisi yang tidak biasa dimana posisi tertentu bisa membuat perbedaan," katanya kepada WebMD.
Adapun posisi duduk atau berdiri saat bersenggama akan menentang gravitasi karena tak mungkin membuat sperma naik ke atas.
Ada juga mitos bahwa perempuan harus mengangkat dan menahan kaki ke atas sesaat setelah bercinta agar kesempatan hamil semakin besar.
Meski menganggap hal tersebut tak perlu, namun Goldfarb merekomendasikan agar perempuan tidak melompat bangun setelah melakukan seks.
"Ada saran bagus untuk berada pada posisi tidur selama 10 atau 15 menit setelah melakukan hubungan intim, tapi tak perlu mengangkat kaki ke udara," katanya.
Baca Juga: Posisi Seks Ini Paling Berbahaya Bikin Penis Patah
Ia juga menyarankan baiknya perempuan tak langsung pergi ke kamar kecil selama 10 hingga 15 menit. "Jika kamu menunggu selama 10 sampai 15 menit, sperma yang masuk akan menuju serviks." (Dailymail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri
-
Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP
-
Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T
-
Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo
-
Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional
-
Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang