Suara.com - Siapa yang tak kenal dengan Wisata Taman Buah Mekarsari? Sebelumnya, Taman Buah Mekarsari digadang-gadang merupakan salah satu kebun buah terluas di dunia lho.
Tak hanya itu, tempat wisata ini juga sempat mendapat spotlight terbaiknya di awal 90-an sampai awal 2000. Namun kemudian lokasi wisata ini kerap luput dari tujuan wisata dan kalah saing dengan lokasi wisata lain di seputar Jabodetabek.
Berlokasi di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol KM 3, Taman Buah Mekarsari menawarkan berbagai paket bertualang seru dengan konsep alam untuk Anda dan keluarga tercinta.
Tapi namanya berurusan dengan tanaman dan buah, kadang ada saja buah yang gagal ditemui lantaran belum memasuki musimnya. Meski demikian bukan berarti Anda mesti berkecil hati.
Biasanya pihak pengelola akan menyediakan paket seru bagi tanaman buah yang tengah panen. Seperti musim liburan akhir tahun ini, kebun salak sedang menjadi primadona dan pihak Taman Buah Mekarsari menyediakan paket khusus bertajuk Petualangan Rimba Salak.
"Pengunjung akan melakukan aktifitas di kebun salak, lalu juga bisa icip buahnya langsung di lokasi, merasakan jus buah dan akan dapat bibit tanaman juga nantinya," jelas Jaka, salah satu staf Taman Buah Mekarsari yang Suara.com temui di lokasi wisata, Selasa (26/12/2017).
Selain menjelajah kebun salak, pengunjung juga bisa mengambil paket wisata 'Kanalzon' di mana pengunjung diajak berperahu menyusuri hutan alami yang ada di areal Taman Buah Mekarsari.
Baca Juga: Lagi, Mercedes Ogah Kasih Data Penjualan ke Gaikindo, Ada Apa?
Nantinya, pengunjung bisa melihat jenis burung pemakan ikan atau biawak yang berenang bebas di sekitar kanal. Untuk dua paket wisata tersebut, pengunjung akan dibebani biaya tambahan di luar tiket masuk Rp30 ribu per orang.
Untuk Petualangan Rimba Salak, tiket dipatok Rp70 ribu per orang. Sedangkan untuk Kanalzon, tiket terusan Rp32.500 ribu per orang.
Namun bila Anda memilih untuk sekadar bersantai tanpa repot-repot mengeluarkan biaya tambahan, bisa juga berkeliling menjelajahi kebun dengan naik kereta wisata.
Jaka mengatakan bahwa jumlah pengunjung pada hari Natal, Senin (25/12/2017) telah mencapai angka 10 ribu orang. "Kalau hari biasa, di bawah seribu. Kecuali Musim Haji, biasanya wisatawan Arab Saudi ramai datang ke sini," terangnya.
Di areal seluas 264 hektare ini, Anda juga bisa membeli bibit tanaman buah yang pastinya dijamin tumbuh dan berbuah lebat. Pun di area masuk ada bazar yang menjual hasil buah yang panen seperti melon, alpukat, mangga, hingga durian. Jadi, sudah siap bertualang ke Taman Buah Mekarsari?
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Dua ABK Filipina Tewas dalam Penyerangan Kapal Tanker Arab Saudi di Selat Hormuz
-
Lawan Lonjakan Harga, Pemkot Bandar Lampung Gempur Pasar dengan Bahan Pokok Murah
-
"What Happened to You?", Buku yang Mengajarkan Anak Tentang Disabilitas
-
Update Harga HP Infinix September 2026: Dari Rp1 Jutaan hingga Seri Ultra
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Kalimantan Selatan
-
Petaka MBG di Sidoarjo: 512 Siswa Tumbang, BGN Sanksi Berat SPPG
-
Pemerintah Turunkan Harga BBM Non Subdisi, Berlaku Semua RON di Malaysia
-
Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Tegaskan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi
-
Tenaga Kesehatan Menumpuk di Jawa, Indonesia Timur Krisis Dokter
-
SIG Hidupkan Lagi Semen Kujang, Siap Rebut Pasar Jawa Barat