Suara.com - Selama bertahun-tahun, perempuan yang menolak bercinta dengan suami akan ditakut-takuti dengan ancaman akan mencari kenikmatan lain di luar rumah.
Itu pula yang menjadi dilema seorang istri dan ibu asal Amerika Serikat, Sarah. Ia mengaku sudah 18 bulan lebih tidak mempunyai waktu tidur yang cukup dan merasa kelelahan.
Sayangnya, bagi Sarah yang masih memiliki anak kecil, waktu terbaik untuk beristirahat juga berarti merupakan waktu satu-satunya untuk bercinta dengan pasangan.
"Seperti kebanyakan perempuan, saya telah diberitahu banyak 'guru' dalam hubungan yang entah berapa jumlahnya lewat situs web dan majalah, bahwa saya harus mengatasi kelelahan saya, demi hubungan saya," kata Sarah kepada The New York Post.
Seorang seksolog kemudian berbicara kepada The New York Post bahwa perempuan secara tidak proporsional, diminta mengatasi kelelahannya sembari tetap melayani suami.
"Keinginan lelaki untuk melakukan seks tampaknya menggantikan rasa lelah yang mereka alami. Karena ini juga, perempuan akan lebih tertekan," ucap sang seksolog dari Universitas Columbia, Laurel Steinberg.
Sebagai seorang istri, Sarah yang merasa ogah-ogahan melayani suami saat kelelahan kerap mendapat nasihat dari kerabat bagaimana seks akan menghilangkan rasa lelah yang dideritanya.
"Anda akan senang melakukannya! Tapi saya tidak senang. Saya lelah. Lebih buruk lagi, saya mulai membenci suami saya," kata Sarah jujur.
Padahal lebih dari itu, perempuan yang terpaksa membuat senang pasangan di ranjang juga akan menimbulkan rasa bosan di mata suami.
Seorang psikoterapis dari Manhattan, New York--Michael Aaron, mengatakan bahwa sejalan dengan pengalaman Sarah, hubungan akan mulai terasa aneh ketika pasangan lebih mementingkan kuantitas dibanding kualitas seks.
Senada dengan Aaron, seorang psikolog klinis--Alexis Conason juga mengatakan bahwa lelaki akan mulai merasakan bila pasangannya bercinta hanya untuk menyenangi pasangan.
"Ada streotip bahwa lelaki selalu siap dalam bercinta dan perempuan selalu terlalu lelah. Tapi jika lelaki tidak merasa mood untuk bercinta, maka elemen kedewasaannya lah yang akan dipertanyakan," papar Conason.
Jadi pada dasarnya, baik lelaki dan perempuan memiliki tekanan masing-masing pada dinamika 'wajib seks' yang malah dapat menimbulkan masalah dan merusak hubungan.
Lalu, apakah ini artinya Anda tidak harus melakukan seks saat merasa lelah? Tentu saja tidak.
"Jika Anda ingin mecobanya meski kelopak mata sangat berat, lakukan. Tapi jangan hanya karena tekanan. Hormatilah apa yang Anda inginkan dan butuhkan," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?
-
Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Uang THR Anak untuk Apa? Ini Cara Bijak Agar Tidak Cepat Habis
-
Opor Ayam Bertahan Berapa Lama? Ini Trik Ampuh Bikin Masakan Santan Awet
-
Bursa Saham Libur Sampai Kapan? Ini Jadwal Lengkap Setelah Liburan Lebaran
-
6 Brand Modest Lokal Busana Muslim Etnik, Cocok untuk Halal Bihalal
-
Fakta di Balik Mahalnya Harga Baju Syar'i, Bisa Pakai 6 Meter Kain untuk Satu Set
-
Promo Indomaret Super Hemat hingga 1 April 2026, Stok Kebutuhan Rumah Murah Meriah
-
7 Promo Sepatu Adidas di Sports Station Akhir Maret 2026, Mulai Rp300 Ribuan